Breaking News:

Masjid Ridha Jeumpa, Dibangun Melalui Sedekah dan Zakat Padi Warga

BAGI sebagian masyarakat yang melintasi Jalan Banda Aceh-Medan, pasti ada yang pernah singgah untuk melaksanakan shalat lima waktu di Masjid Ridha

SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS
Masjid Ridha Jeumpa Bireuen, di Gampong Cot Keutapang, Kecamatan Jeumpa, Jalan Banda Aceh-Medan, Kilometer 216, Kabupaten Bireuen. 

BAGI sebagian masyarakat yang melintasi Jalan Banda Aceh-Medan, pasti ada yang pernah singgah untuk melaksanakan shalat lima waktu di Masjid Ridha, Kecamatan Jeumpa, Bireuen. Masih tersebut terletak di Gampong Cot Keutapang, kilometer 216.

Masjid yang berada di pinggir jalan negara ini berdiri kokoh dengan arsitektur cukup megah. Rumah ibadah yang memiliki halaman luas dan tempat parkir memadai, awalnya hanya masjid berkonstruksi kayu. Menurut informasi masjid ini dibangun tahun 1960.

Imam Syik Masjid Ridha, Tgk Yusran mengatakan, Masjid Ridha Jeumpa memiliki sejarah panjang dan orang yang mengetahui sejarah dibangunnya masjid tersebut antara lain HT Burhanuddin Thaher  yang sejak lama sampai sekarang dipercayakan sebagai panitia pembangunan masjid dan sejumlah tokoh masyarakat lainnya.

Sementara menurut HT Burhanuddin  (67) atau sering dipanggil T Bur mengatakan, berdasarkan informasi sejumlah orang tua, tanah lokasi masjid merupakan tanah wakaf almarhum Haji Ahmad, dengan luas 1.000 meter lebih.

Ada keterangan, masjid sudah dibangun pada tahun 1960. Pembangunannya merupakan gagasan bersama masyarakat empat desa, yaitu  Cot Tarom Tunong, Cot Keutapang, Blang Cot Tunong dan, Seulembah. Pembangunan pertama bangunan masjid berkonstruksi kayu dan bertahan hingga tahun 1995.

Masjid yang menjadi tempat ibadah warga dari berbagai desa, termasuk dari Kota Bireuen, baru pada awal  tahun 1996 disepakati membangun masjid permanen yang diprakarsai almarhum HM Jamil atau lebih dikenal H Jamil Kongsi bersama sejumlah tokoh lainnya.

Dengan panitia pembangunan masjid antara lain almarhum Keuchik Ishak Sulaiman atau lebih dikenal Keuchik E, serta tokoh lainnya. Satu hal yang sangat diingat, kata T Bur, masjid kayu tersebut saat itu dibongkar dan kemudian dihibahkan untuk masyarakat Jim Jim, Pidie, untuk mendirikan masjid.

Bangunan dibongkar dibawa ke Jim Jim, pondasi bangunan juga dibantu  panitia masjid Ridha waktu itu. Sedangkan imam syik pertama masjid tersebut adalah almarhum Tgk Yacob Seulembah sampai tahun 2006, kemudian digantikan Tgk Yusran, warga Desa Blang Cot Tunong, Jeumpa, hingga sekarang.

Saat pembangunan masjid, terjadi krisis ekonomi. Harga barang tidak menentu, panitia duduk terpaku karena memikirkan harga besi, harga semen dan lainnya melonjak tajam. Almarhum HM Jamil Kongsi waktu itu bersama panitia mengeluarkan semen dan besi dari gudang langsung ke masjid.

“Keluarkan semua besi dan semen dari gudang untuk masjid. Ini sedang krisis ekonomi,” ujar T Bur, mengulang cerita susah karena krisis ekonomi kala itu.

Upaya membangun masjid di tengah krisis ekonomi terus dilakukan, setiap desa diminta membantu semampunya, dari zakat padi maupun sedekah warga. Masing-masing desa ada yang dibebankan Rp 3 juta dan ada yang Rp 7 juta, tergantung potensi desanya.

Soal model, T Bur mengatakan, waktu itu panitia memintanya dan beberapa panitia untuk menjadikan Masjid di Balee Seutuy, Peusangan, sebagai patron Masjid Ridha Jeumpa.

Pada musibah gempa dan tsunami pada Desember 2004 lalu, dua menara yang sedang dibangun patah, sehingga menara tidak ada lagi. Yang ada sekarang hanya empat kubah. Dan pada tahun 2018 lalu, panitia pembangunan masjid merancang konstruksi masjid untuk kembali membangun dua menara. Namun karena keterbatasan dana, rencana pembangunan dua menara belum bisa dilakukan.

Camat Jeumpa, Tarmizi menerangkan, Masjid Ridha memiliki luas 50x100 meter dan mampu menampung 1.200 jamaah. Wilayah taslim Masjid Ridha, meliputi Kemukiman Balee Labang mencakup Desa Cot Keutapang, Cot Tarom Tunong, Blang Cot Tunong, Seulembah, Lipah Cut, Beurawang dan Geudong Tampu.

“Ini rencana pembangunan lanjutan dua menara dan perbaikan lainnya, mudah-mudahan segera terwujud,” kata Camat Jeumpa, Tarmizi, sambil memperlihatkan gambar rencana pembangunan lanjutan.(yusmandin idris)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved