Breaking News:

Internasional

Joe Biden Segera Tetapkan Kekaisaran Ottoman Bantai Etnis Armenia

Presiden AS Joe Biden secara resmi mengakui pembantaian warga Armenia oleh Kekaisaran Ottoman selama Perang Dunia I, sebagai tindakan genosida.

SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON - Presiden AS Joe Biden secara resmi mengakui pembantaian warga Armenia oleh Kekaisaran Ottoman selama Perang Dunia I, sebagai tindakan genosida.

Tindakan itu kemungkinan akan membuat marah Turki dan ketegangan lebih lanjut yang sudah merusak hubungan antara kedua Sekutu NATO.

Langkah itu sebagian besar akan bersifat simbolis tetapi berarti melepaskan diri dari beberapa dekade bahasa yang dikalibrasi dengan hati-hati dari Gedung Putih.

Saat ini, Ankara dan Washington sudah berselisih tentang serangkaian masalah.

Biden kemungkinan akan menggunakan kata "genosida" sebagai bagian dari pernyataan pada 24 April 2021.

Ketika peringatan tahunan untuk para korban di seluruh dunia, tiga sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan kepada AP, Kamis (22/4/2021).

Baca juga: VIDEO - Armenia Hancurkan Kuburan Jabrayil di Nagorno Karabakh

"Pemahaman saya adalah bahwa dia mengambil keputusan dan akan menggunakan kata genosida dalam pernyataannya pada hari Sabtu," kata seorang sumber.

Sekretaris Pers Gedung Putih Jen Psaki mengatakan Gedung Putih kemungkinan akan memiliki lebih banyak untuk dikatakan tentang masalah tersebut pada Sabtu (24/4/2021).

Tetapi menolak untuk menjelaskan lebih lanjut.

Departemen Luar Negeri tidak segera menanggapi permintaan komentar dan Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih tidak memberikan komentar selain apa yang dikatakan Psaki.

Halaman
123
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved