Breaking News:

Video

VIDEO Pelaku Hipnotis Pakai Giok Merah Delima di Subulussalam Terancam Penjara 4 Tahun

Korban merupakan seorang kakek usia 65 tahun bernama Ndeling Tumangger, warga Desa Buluh Sema, Kecamatan Suro, Aceh Singkil.

Laporan Khalidin | Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Penyidik kepolisian sektor Simpang Kiri, Polres Subulussalam telah menetapkan tersangka terhadap tiga pelaku hipnotis.  

Ketiga pelaku yang ditangkap Senin (19/4/2021) lalu dijerat dengan pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.  

Kapolres Subulussalam AKBP Qori Wicaksono dalam konferensi pers Rabu (21/4/2021) mengatakan, Ketiga pria yang ditangkap tersebut masing-masing berasal dari Provinsi Sumatera Barat dan Riau.  

Aksi hipnotis atau gendam tersebut dilakukan menggunakan batu merah delima seukuran kelereng yang disimpan dalam cupu kuningan.  

Menurut Kapolres AKBP Qori, batu merah delima ini apabila dimasukan dalam air mineral maka menyala. Nah, hal ini lah yang membuat para korban jadi terpedaya seakan-akan batu merah delima memiliki kesaktian.  

Korban merupakan seorang kakek usia 65 tahun bernama Ndeling Tumangger, warga Desa Buluh Sema, Kecamatan Suro, Aceh Singkil.  

Pelaku menawarkan batu tersebut seharga Rp 500 juta, namun saat itu korban hanya memiliki uang sebesar Rp 1.300.000.  

Korban menuruti permintaan pelaku dan menyerahkan uangnya sebagai panjar alias DP seraya akan mengambil sisanya dari rumah.  

Nah, dalam perjalanan pulang ke rumah korban tiba-tiba tersadar dari hipnotis dan melapor ke polisi.  

Halaman
12
Penulis: Khalidin
Editor: Hari Mahardhika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved