Breaking News:

Berita Banda Aceh

Lapak Jualan di Pasar Lamdingin akan Diprioritaskan untuk Pedagang dari Peunayong

Menjelang relokasi kembali pedagang kawasan Pasar Peunayong ke Pasar Al Mahirah Lamdingin, pasar terpadu itu terus dibenahi untuk menyambut para...

SERAMBI/HENDRI
Sekretaris Daerah Aceh, dr Taqwallah MKes (tengah) didampingi Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman serta sejumlah pejabat Kota Banda Aceh lainnya meninjau Pasar Al Mahirah Lamdingin, Banda Aceh saat acara peresmian, Selasa (7/7/2020). Pasar tersebut telah mulai beraktifitas sejak 15 Juni 2020 lalu. 

Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Menjelang relokasi kembali pedagang kawasan Pasar Peunayong ke Pasar Al Mahirah Lamdingin, pasar terpadu itu terus dibenahi untuk menyambut para pedagang.

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (Diskopukmdag) Kota Banda Aceh,  M Nurdin SSos mengatakan, kios dan meja jualan di Pasar Al Mahirah diprioritaskan untuk pedagang Pasar Peunayong.

“Kios dan meja jualan di Pasar Al Mahirah diprioritaskan untuk pedagang Pasar Peunayong,” kata Nurdin,Rabu (21) di Kantornya.

Nurdin mengimbau bagi pedagang lain yang dulunya sudah pernah berjualan di Pasar Al Mahirah dan bukan pedagang Peunayong diharapkan untuk mengembalikan kunci kepada pengelola Pasar Al Mahirah.

Kata Nurdin, pasca pedagang kembali berjualan ke Pasar Peunayong, banyak kios yang awalnya digunakan pedagang tidak dibuka dan kuncinya pun tidak dikembalikan oleh pedagang kepada pengelola pasar.

“Mereka juga tidak berjualan di Peunayong jadi semua kios kita tarik dan kosongkan agar nantinya bisa digunakan dan kita prioritaskan untuk ditempati oleh pedagang yang direlokasi,” katanya.

Nurdin menjelaskan, Pasar Al Mahirah mampu menampung sebanyak 789 pedagang di lima bangunan utama dan bangunan penunjangnya  dan sesuai data sementara di UPTD Pasar, jumlah pedagang pada kawasan Pasar Peunayong yang akan direlokasi ke Pasar Al Mahirah Lamdingin  sebanyak  739 pedagang, jadi masih ada kios dan meja jualan yang nantinya bisa dimanfaatkan oleh pedagang lain.

Pasar ikan yang terletak pada Bangunan Pertama tersedia  48 kios dan 222 meja, pada bangunan kedua untuk pasar sayur yang nantinya akan dimanfaatkan oleh para pedagang di Pasar Kartini terdapat 36 kios  dan 112 meja serta  50 lapak pedagang kaki lima (PKL).

Kemudian pada bangunan ketiga yang diperuntukan untuk pasar ayam terdapat 44 meja dan 10 lapak ayam kampung  serta 16 meja  rumah potong unggas, sementara itu pada bangunan keempat yang diperuntukan untuk pasar daging tersedia 32 meja pedagang daging dan terakhir untuk bangunan kelima yang diperuntukkan untuk pedagang pasar Lapangan SMEP terdapat  9 kios dan 96 meja.

Disamping itu, pada area pasar rakyat juga disediakan area bongkar muat yang dapat menampung lebih kurang 10 kenderaan bongkar muat sayur dan buah.(*)

Baca juga: Konser Amal Mahasiswa Timbulkan Kerumunan hingga Viral, Aminullah Usman akan Panggil Pihak Kampus

Baca juga: Resmi Berpisah, Persiraja Sudah Ucapkan Terima Kasih untuk 9 Pemainnya

Baca juga: Sebuah Masjid di Simeulue Tengah Ludes Terbakar

Penulis: Muhammad Nasir
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved