Selasa, 21 April 2026

Internasional

Warga Palestina dengan Polisi Israel Terus Bentrok Selama Malam Ramadan di Jerusalem

Bentrokan malam dan insiden kekerasan lainnya antara warga Palestina dan Israel di Jerusalem selama Ramadan 2021 memicu ketegangan membara

Editor: M Nur Pakar
AFP
Warga Palestina memperhatikan tindakan polisi Israel selama malam Ramadan di Jerusalem. 

SERAMBINEWS.COM, JERUSALEM: - Bentrokan malam dan insiden kekerasan lainnya antara warga Palestina dan Israel di Jerusalem selama Ramadan 2021 memicu ketegangan membara di Jerusalem.

Warga Palestina bentrok dengan polisi Israel di tengah perselisihan tentang pertemuan malam di Gerbang Damaskus setelah buka puasa, berbuka puasa siang hari selama bulan suci umat Islam.

Sebuah video di aplikasi media sosial TikTok menunjukkan seorang Palestina menampar seorang pria Yahudi ultra-Ortodoks di kereta ringan Jerusalem telah menuai protes oleh orang-orang Israel.

Dilansir Reuters, langsung ada seruan oleh beberapa politisi sayap kanan untuk tindakan polisi yang lebih keras.

Insiden tersebut, yang terjadi setelah awal Ramadhan pada 13 April 2021.

Mengancam untuk mematahkan periode relatif tenang yang berlangsung lama.

Baca juga: Duduk Setelah Shalat Tarawih dan Saling Bertemu, Warga Palestina Dibubarkan Polisi Israel

Di kota yang diperebutkan sebagai inti konflik Israel-Palestina.

Warga Palestina mengatakan polisi telah berusaha mencegah mereka mengadakan pertemuan malam Ramadhan yang biasa mereka lakukan di luar Gerbang Damaskus.

Sebuah landmark bersejarah di sisi utara Kota Tua yang bertembok di Jerusalem.

Polisi Israel telah menembakkan granat kejut dan menyemprotkan air sigung berbau busuk untuk membubarkan warga Palestina, yang pada gilirannya menembakkan kembang api ke arah mereka.

“Orang Palestina suka bersantai di daerah ini setelah shalat Isya di Masjid Al-Aqsa, tapi pendudukan (Israel) tidak menyukainya. Ini masalah kedaulatan, ”kata warga Yerusalem Mohammad Abu Al-Homus

Baca juga: Presiden Palestina Lobi Komunitas Yahudi AS, Minta Dukungan Solusi Dua Negara

Dia menunjuk ke barikade logam yang dilemparkan oleh polisi di daerah luar Gerbang Damaskus dalam beberapa pekan terakhir.

Polisi Israel belum mengatakan mengapa mereka mendirikan penghalang, dan seorang juru bicara tidak segera menanggapi permintaan komentar Reuters yang berulang kali.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan selama seminggu terakhir, polisi mengatakan mereka telah menangkap beberapa warga Palestina karena melempar batu dan menyerang petugas.

Ada juga beberapa bentrokan jalanan antara warga sipil Palestina dan Israel.

Polisi menangkap empat orang dalam satu pertempuran di Jalan Jaffa di pusat kota Yerusalem pada Rabu malam, media Israel melaporkan.

"Orang Yahudi tidak akan takut berjalan-jalan di sekitar Jerusalem!" kata selebaran yang didistribusikan di WhatsApp yang menyerukan protes Yahudi di Gerbang Damaskus pada Kamis (22/4/2021) malam.

Baca juga: Polisi Israel Membubarkan Tempat Berkumpul Pemuda Palestina di Jerusalem Timur, Empat Orang Terluka

Israel mengklaim semua Jerusalem, termasuk sektor timur yang direbut dalam perang Timur Tengah 1967, sebagai ibukotanya.

Palestina berusaha menjadikan Jerusalem Timur, termasuk situs-situs suci Muslim, Kristen, dan Yahudi, ibu kota negara masa depan.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved