KRI Nanggala 402 Hilang
KRI Nanggala 402 Kini Sudah dalam Posisi Diam, Tak Ada Suara Apapun Lagi, Bergantung pada Sonar
Pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 yang hilang di perairan utara Bali, kini berfokus menggunakan teknologi sonar.
Jika tidak, maka Anda perlu tahu bahwa palung terdalam di planet Bumi adalah Palung Mariana.
Palung ini letaknya cukup jauh dari Indonesia.
Tepatnya di dasar laut timur Pulau Mariana barat Samudera Pasifik dekat dengan Pulau Guam.
Diketahui, ini adalah wilayah perairan terdalam di dunia, dengan panjang 2.550 km, lebar 63 meter, dan kedalaman hingga 11 km.
Tapi karena terlalu dalam, maka Palung Mariana terkesan begitu menakutkan.
Bahkan beberapa orang menyebut ada monster laut sampai zona misterius yang tersembunyi.
Lalu pada tahun 2019, seorang pensiunan perwira angkatan laut bernama Victor Vescovo mencoba melakukan ekspedisi ke Palung Mariana.
Penyelaman Palung Mariana oleh Victor dilakukan pada 28 April 2019 dan dirilis pada 1 Mei 2019.
Hasilnya Vescovo dan krunya sukses turun sampai 10.927 meter ke lantai Challenger Deep.
Itu merupakan ujung selatan Palung Mariana juga titik terdalam di lautan. Dan butuh hampir 4 jam untuk melakukannya.
Lalu apa yang mereka temukan? Apakah monster laut?
Menurut Vescovo, area Palung Mariana unik. Tapi gelap total dan ekstrem.
Namun ada banyak temuan yang dia dapatkan.
Di antaranya ikan bekicot, cacing sendok, teripang, dan amphipoda (hewan laut) yang besar.
Mereka juga menemukan kantong plastik dan sampah lainnya.
Fakta ini menunjukkan bahwa polusi plastik sudah sampai ke titik terdalam planet ini sekalipun.(*)
Berita ini sudah tayang Sosok.ID dengan judul di Pencarian Kini Bergantung pada Teknologi Sonar: KRI Nanggala-402 Sudah dalam Posisi Diam, Tak Ada Suara