Internasional
Arab Saudi Kumpulkan Dana Koruptor Rp 1.071 Triliun, 20 Persen dari Pendapatan Non-Migas
Kerajaan Arab Saudi berhasil mengumpulkan dana sitaan dari para koruptor sebesar 247 miliar riyal atau Rp 1.071 triliun dalam tiga tahun terakhir.
SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Kerajaan Arab Saudi berhasil mengumpulkan dana sitaan dari para koruptor sebesar 247 miliar riyal atau Rp 1.071 triliun dalam tiga tahun terakhir.
Ketua Dewan Urusan Ekonomi dan Pembangunan Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman, akan meninjau kembali apa yang telah dicapai dalam hal pemberantasan korupsi dan peningkatan integritas.
Dilansir ArabNews, Senin (26/4/2021), budaya akuntabilitas telah tertanam di tingkat aparatur pemerintah dan di antara warga negara, total uang yang diperoleh kembali oleh kas publik.
Setelah penyelesaian antikorupsi mencapai 247 miliar riyal dalam tiga tahun terakhir, mewakili 20 persen dari total pendapatan nonmigas.
Baca juga: Arab Saudi Intensifikan Periksa Kesehatan Penduduk, Cegah Meluasnya Penyebaran Virus Corona
Selain puluhan miliar aset non tunai yang ditransfer ke kementerian keuangan.
Dewan meninjau lompatan kualitatif dari pencapaian yang dibuat di peradilan.
Karena tingkat pencapaian pengadilan penegakan meningkat menjadi 82 persen
Tingkat pencapaian pengadilan status pribadi meningkat menjadi 59 persen.
Bersama dengan penguatan sistem peradilan khusus, pengaktifan litigasi dua derajat dan aktivasi litigasi elektronik.
Karena jumlah sidang pengadilan yang diadakan antara tahun 2015 dan 2020 mencapai lebih dari 10 juta sidang.
Dibandingkan dengan 2,7 juta sidang tahun 2009 sampai 2014.
Jumlah penerbitan Surat Kuasa meningkat menjadi 11 juta notaris dari 2015 hingga 2020.
Dibandingkan dengan 2,2 juta notaris antara 2009 dan 2014.
Baca juga: Raja Salman dan Putra Mahkota Arab Saudi Sampaikan Belasungkawa, Tenggelamnya Kapal Selam Nanggala
Jumlah perjanjian lokalisasi yang ditandatangani dan diberlakukan dengan berbagai otoritas pengawas dengan tujuan meningkatkan tingkat lokalisasi di berbagai sektor.
Berkontribusi pada lapangan kerja lebih dari 422.000 laki-laki dan perempuan sejak awal tahun 2019.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kota-suci-mekkah-arab-saudi-lengang-dari-kendaraan.jpg)