Rabu, 13 Mei 2026

Internasional

Arab Saudi Kumpulkan Dana Koruptor Rp 1.071 Triliun, 20 Persen dari Pendapatan Non-Migas

Kerajaan Arab Saudi berhasil mengumpulkan dana sitaan dari para koruptor sebesar 247 miliar riyal atau Rp 1.071 triliun dalam tiga tahun terakhir.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP/File
Pemandangan dari udara menunjukkan jalan tampak sepi dari kendaraan di kota suci Mekkah, Arab Saudi pada 8 April 2020. 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Kerajaan Arab Saudi berhasil mengumpulkan dana sitaan dari para koruptor sebesar 247 miliar riyal atau Rp 1.071 triliun dalam tiga tahun terakhir.

Ketua Dewan Urusan Ekonomi dan Pembangunan Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman, akan meninjau kembali apa yang telah dicapai dalam hal pemberantasan korupsi dan peningkatan integritas.

Dilansir ArabNews, Senin (26/4/2021), budaya akuntabilitas telah tertanam di tingkat aparatur pemerintah dan di antara warga negara, total uang yang diperoleh kembali oleh kas publik.

Setelah penyelesaian antikorupsi mencapai 247 miliar riyal dalam tiga tahun terakhir, mewakili 20 persen dari total pendapatan nonmigas.

Baca juga: Arab Saudi Intensifikan Periksa Kesehatan Penduduk, Cegah Meluasnya Penyebaran Virus Corona

Selain puluhan miliar aset non tunai yang ditransfer ke kementerian keuangan.

Dewan meninjau lompatan kualitatif dari pencapaian yang dibuat di peradilan.

Karena tingkat pencapaian pengadilan penegakan meningkat menjadi 82 persen

Tingkat pencapaian pengadilan status pribadi meningkat menjadi 59 persen.

Bersama dengan penguatan sistem peradilan khusus, pengaktifan litigasi dua derajat dan aktivasi litigasi elektronik.

Karena jumlah sidang pengadilan yang diadakan antara tahun 2015 dan 2020 mencapai lebih dari 10 juta sidang.

Dibandingkan dengan 2,7 juta sidang tahun 2009 sampai 2014.

Jumlah penerbitan Surat Kuasa meningkat menjadi 11 juta notaris dari 2015 hingga 2020.

Dibandingkan dengan 2,2 juta notaris antara 2009 dan 2014.

Baca juga: Raja Salman dan Putra Mahkota Arab Saudi Sampaikan Belasungkawa, Tenggelamnya Kapal Selam Nanggala

Jumlah perjanjian lokalisasi yang ditandatangani dan diberlakukan dengan berbagai otoritas pengawas dengan tujuan meningkatkan tingkat lokalisasi di berbagai sektor.

Berkontribusi pada lapangan kerja lebih dari 422.000 laki-laki dan perempuan sejak awal tahun 2019.

Dewan membahas apa yang telah terjadi diraih di sektor nirlaba dan tanggung jawab sosial.

Karena jumlah relawan pada tahun 2020 mencapai 409.123 relawan laki-laki dan perempuan 156.000 relawan dibandingkan 23.000 relawan di 2016.

Jumlah relawan laki-laki dan perempuan yang terdaftar di platform relawan mencapai 533.950.

Dengan nilai ekonomi relawan individu meningkat dari 0,6 riyal per jam pada tahun 2016 menjadi 21,27 riyal per jam.

Selain itu, Dewan membahas penyediaan perumahan yang layak bagi mereka yang dilindungi oleh layanan jaminan sosial.

Sesuai dengan sistem kepemilikan atau hak atas hasil, melalui integrasi dan kemitraan dengan sektor nirlaba dan lebih dari 350 asosiasi sosial dengan menyediakan lebih dari 46.000 unit rumah. di seluruh wilayah kerajaan.

Selain itu, platform “Joud” untuk perumahan diluncurkan untuk melibatkan masyarakat dalam memberikan uluran tangan untuk amal.

Baca juga: Arab Saudi Tetapkan Persyaratan Ibadah Umrah dan Shalat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Memberikan perumahan melalui platform yang dapat diandalkan dan bekerja sama dengan 121 organisasi amal.

Platform ini telah berkontribusi untuk mendukung lebih dari 23.000 dengan kontribusi masyarakat melebihi SAR400 juta.

Melalui dua jalur: penyediaan perumahan dan dukungan warga negara yang tidak membayar sewa rumah.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved