Internasional
Arab Saudi Larang Pertemuan Besar Selama Ramadhan
Kerajaan Arab Saudi melarang seluruh pertemuan besar selama bulan suci Ramadhan. Saat bulan suci Ramadhan, kasus virus Corona terus mengalami kenaikan
SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Kerajaan Arab Saudi melarang seluruh pertemuan besar selama bulan suci Ramadhan.
Saat bulan suci Ramadhan, kasus virus Corona terus mengalami kenaikan.
Sehingga pejabat kesehatan memperingatkan warganya untuk menghindari pertemuan besar.
Dilansir ArabNews, Selasa (27/4/2021), seluruh warg harus mengikuti pedoman anti-virus Corona, terutama menjaga jarak sosial.
Baik Kementerian Dalam negeri dan kesehatan telah berulang kali memperingatkan tentang konsekuensi mengabaikan prosedur keselamatan.
Dikatakan pihak berwenang siap untuk mengambil tindakan drastis dan melakukan apapun yang diperlukan untuk mencegah penyebaran virus Corona.
Baca juga: Raja Salman dan Putra Mahkota Arab Saudi Sampaikan Belasungkawa, Tenggelamnya Kapal Selam Nanggala
Kementerian Kesehatan Saudi mengumumkan 958 kasus virus Corona baru dengan 1.047 pemulihan dan 13 kematian terkait virus Corona.
Jumlah total kasus Kerajaan telah meningkat menjadi 413.174 kasus secara keseluruhan.
Dengan 396.604 pemulihan total dan 6.913 kematian selama pandemi.
Wilayah Riyadh terus melaporkan jumlah kasus tertinggi, dengan 364 kasus.
Diikuti oleh wilayah Mekkah dengan 234 dan Provinsi Timur dengan 145.
Wilayah yang melaporkan jumlah kasus baru terendah adalah Najran dengan 10, Jouf dengan delapan dan Baha dengan tujuh.
Baca juga: Arab Saudi Sampaikan Belasungkawa ke Korban Kebakaran Rumah Sakit Baghdad
Jumlah total kasus aktif di Kerajaan menurun menjadi 9.657, tetapi kasus parah tetap tinggi setelah 44 pasien baru dirawat di unit perawatan kritis dalam 24 jam terakhir.
Sehingga, meningkatkan jumlah pasien kritis menjadi 1.290.
Tingkat pemulihan Kerajaan masih stabil di 95,9 persen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/petugas-memantau-perkembangan-virus-corona-di-arab-saudi.jpg)