Breaking News:

Berita Bener Meriah

Polisi Sita Petasan Senilai Rp 200 Juta di Bener Meriah

S dan R diamankan karena pemasok bahan peledak jenis mercon atau petasan dengan nilai jual mencapai Rp 200 juta.

hand over dokumen pribadi
Kasat Reskrim Polres Bener Meriah, Iptu Dr Bustani SH MH. 

Laporan Budi Fatria | Bener Meriah

SERAMBINEWS.COM, REDELONG - Penyidik Satreskrim Polres Bener Meriah berhasil mengamankan dua orang pelaku pemasok bahan peledak jenis mercon atau petasan dengan nilai jual Rp 200 juta.

Kedua pelaku dan barang bukti diamankan pada 24 April 2021 yang berlokasi di Lampahan, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah.

Pelaku yang diamankan tersebut diantaranya, S (26) dan R (23) warga Kampung Suka Damai Satu, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah.

Dari penangkapan itu, Tim Resmob Polres Bener Meriah berhasil mengamankan berbagai jenis mercon atau Petasan dari kedua pelaku.

“Menurut pengakuan pelaku, mercon atau petasan itu dibeli dengan modal Rp 80 juta dan kalau itu semua terjual keuntungan bisa mencapai Rp 200 juta,” ungkap Kapolres Bener Meriah, AKBP Siswoyo Adi Wijaya SIK melalui Kasat Reskrim, Iptu Dr Bustani SH MH, Selasa (27/4/2021).

Disebutkan, penangkapan kedua pelaku itu awalnya berdasarkan informasi dari masyarakat yang mengatakan ada mobil membawa mercon atau petasan ke Bener Meriah.

Baca juga: Live Streaming Real Madrid Vs Chelsea di Liga Champions Pukul 02.00 WIB, Ujian Sang Raja Eropa

Baca juga: Bermula Gimmick dengan Anya Geraldine hingga Menyimpan Rasa, Rizky Febian: Siapa yang Gak Mau Coba?

Baca juga: Gelar Resepsi Pernikahan di Tengah Pandemi, Artis Malaysia Neelofa Dihukum Bayar Denda Rp 212 Juta

Baca juga: Kisah Pilu Kakak-Adik Sakit Lumpuh Menahun, Tinggal Berdua, Dikunjungi Dharma Wanita Nagan Raya

Kemudian, dari hasil pengembangan, pihaknya menemukan mobil yang mengangkut mercon atau petasan di Lampahan, Kecamatan Timang Gajah pada 24 April 2021.

“Saat itu kita langsung melakukan penggeledahan dan menemukan barang bukti berupa bahan peledak jenis mercon atau petasan dengan berbagai jenis,” ungkap mantan perwira unit I unit II Subdit III Ditreskrimsus Polda Aceh itu.

Kasat Reskrim Polres Bener Meriah menambahkan, kepada kedua pelaku tersebut juga akan diproses hukum.

“Kedua pelaku itu akan kita jerat dengan undang-undang bunga api,” tutupnya.(*)

Penulis: Budi Fatria
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved