Breaking News:

Alquran Memberi Energi Positif

Alquran menjadi petunjuk dan menjawab semua perkara dalam kehidupan manusia

Serambi Indonesia
Ust Ir Faizal Adriansyah mengisi program Serambi Spritual dengan tema "Implementasi Al-Qur'an Kunci Kejayaan Umat Islam," Selasa (27/4/2021), kerjasama antara Radio Serambi FM dengan Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI). 

BANDA ACEH - Alquran merupakan mukjizat yang diberikan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW. Alquran menjadi petunjuk dan menjawab semua perkara dalam kehidupan manusia. Demikian disampaikan Ustaz Ir Faizal Adriansyah pada program Serambi Spritual, dengan tema "Implementasi Al-Qur'an Kunci Kejayaan Umat Islam," Selasa (27/4/2021).

Tausyiah Ramadhan 1442 H itu hasil kerja sama Serambi FM dengan Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI). Program ini dipancarkan melalui saluran radio 90,2 Mhz, dan live streaming di Fanspage Serambinews.com, serta Instagram Serambi FM.

Dikatakan Kepala Puslatbang KHAN Lembaga Administrasi Negara (LAN) Aceh itu, salah satu kemuliaan bulan Ramadhan karena adanya kehadiran Alquran, sebagaimana dijelaskan dalam surah Al-Baqarah ayat 185. 

"Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Alquran, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu ada di bulan itu, maka berpuasalah. Dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (dia tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, agar kamu bersyukur," (QS Al-Baqarah: 185).

Dijelaskan Ustaz Faizal Adriansyah, Alquran adalah mukjizat. Sebagaimana diketahui, mukjizat itu terbagi menjadi dua kategori, yakni yang bersifat temporar dan mukjizat yang dimiliki Nabi Muhammad SAW yakni mukjizat Abadi. 

Mukjizat temporar yaitu mukzijat yang hanya ada ketika nabi ada, seperti mukjizat pada Nabi Musa As membelah laut, mukjizat Nabi Ibrahim As yang tidak terbakar dalam kobaran api, yang demikian merupakan mukjizat bersifat temporar. 

Sedangkan mukjizat yang kedua yang ada pada Nabi Muhammad SAW adalah mukjizat abadi. Sehingga, meskipun Nabi Muhammad telah tiada, mukjizatnya masih ada, itulah Alquran.  Mukjizat Alquran bukan terletak pada lembaran, namun terletak pada kandungan ayat-ayat Alquran, pada bacaan. 

Ustaz Faizal juga menerangkan, dengan mengamalkan membaca Alquran, maka akan memberikan efek-efek positif dan luar biasa pada dimensi kehidupan.  Alquran mulanya diturunkan dalam bentuk kata atau suara, lalu disimpan Nabi dalam hati, lalu disampaikan kepada sahabat sampai dituliskan dan bisa dibaca sampai saat ini. 

Kandungan Alquran banyak membuat para peneliti terperangah dan merasa terkejut dengan kemukjizatan Alquran. Sebab, semua jawaban telah ditemukan dalam kehidupan sudah tertera dalam Alquran

“Sebagaimana pembahasan mengenai pertemuan dua laut, meskipun sama-sama air namun keduanya tidak bisa menyatu dan membentuk seperti dinding. Alquran sudah membahas ini jauh sebelum penelitian manusia dilakukan, sehingga menambah keyakinan bahwa Alquran banyak mengandung rahasia Ilahiah,” terangnya. 

Selain lautan, Alquran juga membahas mengenai jasad Fir'aun yang abadi meskipun sudah lama meninggal. Alquran menyebut sengaja menyelamatkan jasadnya sebagai pembelajaran bagi orang-orang sesudahnya agar tidak berbuat kemungkaran di atas bumi.  “Terbukti dengan penemuan, ditemukan sesosok jasad manusia yang diyakini hidup pada zaman Nabi Musa As dengan kondisi tubuh dipenuhi zat garam laut,” jelasnya. 

Dia juga menyebutkan, Ramadhan disebut sebagai bulan Alquran, sehingga selama bulan ini banyak masjid dan rumah-rumah dihiasi dengan bacaan Alquran.  Hal demikian menjadikan perasaan baik bagi yang membaca maupun mendengar merasa lebih tenteram. 

Sebagaimana penelitian yang dilakukan oleh peneliti berasal dari Universitas Padjadjaran, membandingkan suara musik dengan suara bacaan Alquran pada beberapa pemuda. 

Hasil penelitian menyatakan, mendengarkan Alquran berpengaruh banyak bagi otak, sehingga tubuh menjadi lebih relaks dan lebih tenang. Sehingga, bagi orang yang kesulitan tidur, sangat dianjurkan untuk mendengar atau membaca Alquran, agar mudah untuk tidur.(sa)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved