Kamis, 16 April 2026

Internasional

India Gunakan Masjid Sebagai Bangsal Penanganan Pasien Virus Corona

Pemerintah India mulai memanfaatkan masjid sebagai bangsal para pasien virus Corona. Hal itu seiring mengalami lonjakan kasus virus Corona yang mengkh

Editor: M Nur Pakar
AFP/File
Warga melewati masjid di Mumbai, India. 

SERAMBINEWS.COM, NEW DELHI - Pemerintah India mulai memanfaatkan masjid sebagai bangsal para pasien virus Corona.

Hal itu seiring mengalami lonjakan kasus virus Corona yang mengkhawatirkan sejak pekan lalu.

Sehingga, rumah sakit dan fasilitas medis yang kewalahan telah menemukan sekutu dalam kelompok dan individu Muslim yang membantu pasien kritis dengan pasokan oksigen dan ruang tempat tidur yang penting.

Untuk mengatasi peningkatan jumlah, kelompok Muslim telah mengubah masjid menjadi fasilitas perawatan Covid-19.

Seperti masjid Jahangirpura di negara bagian barat kota Vadodara Gujarat.

Masjid diubah menjadi fasilitas 50 tempat tidur untuk merawat pasien virus Corona.

“Situasi COVID-19 di kota tidak baik dan orang-orang tidak mendapatkan tempat tidur di rumah sakit," kata Irfan Sheikh, pengawas masjid, kepada Arab News, Rabu (28/4/2021).

"Jadi kami memutuskan untuk membuka fasilitas untuk memberikan bantuan kepada orang-orang," tambahnya.

"Dalam beberapa hari setelah pembukaan fasilitas, semua 50 tempat tidur terisi sehingga Anda bisa membayangkan tekanan seperti apa yang ada di rumah sakit," ujarnya.

Baca juga: Belajar dari India, Mendagri Minta Masyarakat tak Lengah Terapkan Prokes

Sheikh mengatakan fasilitas itu dapat menambah 50 tempat tidur lagi jika pasokan oksigen dapat diandalkan.

Gujarat, negara bagian asal Perdana Menteri Narendra Modi, menjadi salah satu negara bagian yang paling parah terkena dampak,

Gujarat melaporkan hampir 1.500 kasus dan lebih dari 150 kematian pada Selasa (27/4/2021).

Kota-kota besar lainnya juga menyaksikan pemandangan kacau di rumah sakit sementara puluhan ambulans menunggu dalam antrian berjam-jam di luar fasilitas.

"Kami menghadapi kesulitan dalam pasokan oksigen dan masjid telah membuka ruangnya untuk melayani umat manusia yang menderita," kata Sheikh.

Masjid Darool Uloom di kota yang sama juga membuka pintunya untuk 142 tempat tidur yang dilengkapi dengan oksigen karena 20 perawat dan tiga dokter berada di lokasi.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved