Breaking News:

2,5 Ton Sabu Masuk Aceh, Polisi Tembak Mati Satu Bandar dan Tangkap 17 Tersangka

Kepolisian Republik Indonesia mengungkap penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu seberat 2,5 ton yang berasal dari jaringan Timur Tengah

ANTARA/M RISYAL
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, didampingi Menteri Keuangan, Srimulyani Indrawati, dan sejumlah pejabat lainnya, memberikan keterangan terkait pengungkapan penyelundupan sabu seberat 2,5 ton dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (28/4/2021). Barang bukti dan 17 tersangka ikut dihadirkan pada acara tersebut 

JAKARTA - Kepolisian Republik Indonesia mengungkap penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu seberat 2,5 ton yang berasal dari jaringan Timur Tengah-Malaysia-Indonesia.

Barang haram tersebut ditemukan pada tiga lokasi di Aceh dan satu tempat di Jakarta.

Pengungkapan kasus itu dipimpin Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dalam jumpa pers di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta, Rabu (28/4/2021).

Dalam operasi gabungan yang dilakukan pada tanggal 10 dan 15 April 2021, aparat menangkap 18 tersangka.

Bahkan, seorang di antaranya harus diberikan tindakan tegas dan terukur atau ditembak mati oleh petugas.

"Kita berhasil mengungkap penyelundupan 2,5 ton narkoba jenis sabu asal Timur Tengah dan mengamankan 18 tersangka," kata Kapolri.

Menurut Sigit, tersangka yang ditangkap terdiri atas 17 Warga Negara Indonesia (WNI) dan satu Warga Negara Asing (WNA) asal Nigeria.

Seluruh tersangka, sambungnya, memiliki peran yang berbeda-beda dalam penyelundupan narkoba itu.

"Peran dari tersangka yakni tujuh 7 orang sebagai pengendali, delapan transporter, dan tiga pemesan,” ujarnya.

Mereka yang bertindak sebagai pengendali adalah S, AAM, KNK, AW, HG, A, dan MI.

Halaman
1234
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved