Breaking News
Kamis, 23 April 2026

Rawan Lakalantas

Tim Provinsi Temukan Tiga Titik Rawan Lakalantas di Aceh Tamiang

Tim gabungan yang dipimpin Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Aceh AKBP Iin Maryudi ini mendatangi langsung sejumlah titik yang dinilai rawan menimbulkan

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/Dok Satlantas
AKP Handoko Suseno (kiri) bersama tim gabungan provinsi saat mengecek black spot di Seumadam, Aceh Tamiang. 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Pengecekan black spot di ruas jalan nasional Aceh Tamiang yang dilakukan tim gabungan provinsi menemukan tiga titik kondisi jalan rawan kecelakaan.

Seluruh kerusakan ini diharapkan bisa diperbaiki sebelum Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

Kasat Lantas Polres Aceh Tamiang AKP Handoko Suseno mengungkapkan pengecekan ini dilakukan tim dari Direktorat Lalu Lintas Polda Aceh, Dishub Aceh, Dinas PU Aceh dan didampingi tim dari Satlantas Polres Aceh Tamiang, Selasa (27/4/2021) lalu.

Tim gabungan yang dipimpin Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Aceh AKBP Iin Maryudi ini mendatangi langsung sejumlah titik yang dinilai rawan menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Berdasarkan dari tracking itu, tim tersebut menemukan tiga titik black spot yang harus mendapat penanganan segera.

Turunkan Penyerapan Biotin Hingga Kontaminasi Bakteri, Ketahui 4 Risiko Makan Telur Setengah Matang

Modus Tawarkan Minyak Mentah, Sindikat Pencuri Bawa Kabur Uang Warga, 1 Orang Tertangkap & 2 Kabur

Belum Genap Sebulan Menikah, Anang Hermansyah Ngaku Belum Ngebet Minta Cucu pada Atta dan Aurel

“Dalam catatan kami ada tiga titik yang menjadi perhatian dan harus dibenahi secepatnya,” kata Handoko, Kamis (29/4/2021).

Dia mengungkapkan ketiga titik ini merupakan tanjakan di kawasan Seumadam, perbukitan rawan longsor di Seumadam dan ruas jalan bergelombang di Sungailiput.

Kerusakan jalan ini disebutnya memaksa pengendara menggunakan satu jalur yang sangat rawan terjadinya benturan antar-kendaraan dari dua sisi.

“Karena satu jalur rusak, pengendara sering mengambil jalur berlawanan, ini kan sangat berbahaya,” ungkapnya.

Titik black spot ini ditegaskannya merupakan salah satu permasalahan yang cukup besar karena berada di jalur lintas utama Aceh-Sumatera Utara.

“Sudah banyak kasus kecelakaan di jalur ini, kami berharap jangan sampai ada korban berikutnya,” harap Handoko.

Dia berharap dengan turunnya tim gabungan dari provinsi dapat menghasilkan rumusan untuk memperbaiki jalan tersebut dengan cepat.

Sebab kata dia, beberapa perwakilan masyarakat sudah menyampaikan harapan mengenai tindaklanjut dari kunjunngan tim provinsi.

“Saya sebagai Kasat Lantas dan tentunya masyarakat Aceh Tamiang sangat banyak berterima-kasih karena ini akan memberikan kenyamanan dan kesalamatan bagi pengguna jalan di sini,” kata Handoko.

Handoko menjelaskan, meski berharap perbaikan ini selesaki sebelum lebaran, bukan berarti perbaikan ini berlawanan dengan kebijakan larangan mudik oleh pemerintah.

“Tidak seperti itu, kan jalan ini bukan digunakan saat lebaran saja, tapi seterusnya akan digunakan karena merupakan jalur utama ke Aceh,” tukasnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved