Breaking News:

Berita Internasional

Turki Lakukan Full Lockdown, Warga Diminta untuk Tidak Tinggalkan Rumah hingga 17 Mei 2021

Warga Turki juga harus tinggal di dalam rumah kecuali untuk kegiatan belanja penting dan perawatan medis yang mendesak.

Editor: Ibrahim Aji
Anadolu Agency
Presiden Turki Erdogan 

Warga Turki juga harus tinggal di dalam rumah kecuali untuk kegiatan belanja penting dan perawatan medis yang mendesak.

SERAMBINEWS.COM, ANKARA - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan sudah mengumumkan perberlakuan full lockdown bagi negara itu.

Langkah itu diambil untuk mengekang lonjakan infeksi virus Corona dan kematian.

Terkait hal itu, warga Turki sebagian besar akan diminta untuk tetap tinggal di rumah di bawah kebijakan nasional.

Kebijakan itu mulai Kamis (29/4/2021) dan berlangsung hingga 17 Mei 2021.

Turki mencatat 37.312 infeksi Covid-19 baru dan 353 kematian dalam 24 jam terakhir.

Baca juga: Modus Ajak Kencan Wanita, Pria Ini Bawa Kabur Motor saat Korban Mandi, Tiga Perempuan Jadi Korban

Data Kementerian Kesehatan Turki menunjukkan, angka itu turun tajam dari pertengahan April tetapi masih menjadi jumlah kasus tertinggi keempat di dunia dan yang terburuk berdasarkan per kapita di antara negara-negara besar.

Mengumumkan langkah-langkah baru setelah rapat kabinet, Erdogan mengatakan, semua perjalanan antarkota akan membutuhkan persetujuan resmi.

Semua sekolah akan ditutup dan memindahkan pelajaran secara online, dan batas kapasitas yang ketat akan diberlakukan bagi pengguna transportasi umum.

Warga Turki juga harus tinggal di dalam rumah kecuali untuk kegiatan belanja penting dan perawatan medis yang mendesak.

Baca juga: Siswi SMP yang Dijual Kakak Sudah Dua Kali Layani Pria Hidung Belang, Kakaknya DA Juga Dijual Suami

Halaman
12
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved