Rabu, 8 April 2026

Virtual Expo

Mendagri Apresiasi Virtual Expo Nasional Is Me Indonesia Pasti Bisa

Keunikan tagline Nasional Is Me memberi pesan bahwa ini bukan hanya sekedar jargon, tapi suatu pemikiran yang berarti ‘nasional itu milik saya'.

Penulis: Fikar W Eda | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Mendagri 

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memuji gelaran Virtual Expo Nasional Is Me Indonesia Pasti Bisa. Hal itu ia sampaikan saat menjadi salah satu keynote speaker pada acara tersebut, Jumat, (30/4/2021). 

Menurutnya, keunikan tagline Nasional Is Me memberikan pesan bahwa ini bukan hanya sekedar jargon, tapi merupakan suatu pemikiran yang berarti ‘nasional itu milik saya’.

Tak hanya itu, ia juga memuji cara menyebarkan nilai-nilai nasionalisme melalui cara yang menarik dan interaktif yang tidak monolog. 

“Bangsa kita adalah bangsa yang unik dan langka, ada ratusan suku dengan bahasa yang berbeda, bermacam keturunan darah, agama, kepercayaan, lalu memiliki 3 perbedaan waktu dan menjadi bangsa dengan populasi terbesar ke-4 di dunia,” kata Mendagri

Menurutnya, keberagaman bangsa Indonesia yang dilengkapi dengan keberlimpahan sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM) merupakan kekayaan bangsa Indonesia yang patut dibanggakan.

Karena itu, segala perbedaan itu perlu dirawat dan dikelola dengan baik, agar tak menimbulkan perpecahan. 

“Bila dilihat dari sisi keamanan, semakin banyak perbedaan maka potensi konflik, maka dari itu perbedaan harus dikelola,” ujarnya. 

Baca juga: Istri Beri Obat Mandul untuk Suami karena Hobi Selingkuh, Tindakannya Bikin Geger Pemerintah

Baca juga: DPRA Minta Pusat tak Pangkas Kewenangan Aceh Saat Rancang Produk Undang-Undang Nasional

Baca juga: Krisdayanti jadi ABG Lagi setelah Suntik DNA Ikan Salmon Rp 1 Miliar ke Tubuhnya

Baca juga: AL Jerman Kenang Awak KRI Nanggala 402, Lagu Saya Pernah Punya Seorang Sahabat Bergema

Mendagri mencontohkan negara-negara dengan kekuatan militer, sumber daya alam yang besar, uang yang melimpah saja bisa pecah, seperti Uni Soviet, Yugoslavia, bila tak mampu mengelola perbedaan secara baik.

Mendagri juga mengajak semua pihak, untuk bersama merawat perbedaan demi keutuhan bangsa. 

“Kita tidak ingin bangsa ini terpecah-belah, nasionalisme harus dibangun dan kita laksanakan terus menerus, dipupuk, agar lama-kelamaan makin solid, bukan mengendor. Kita pasti bisa melaksanakan itu semua atas ridho dari Allah SWT, kita bisa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, dan ini harus dilakukan dengan langkah-langkah, tidak hanya oleh pemerintah, juga oleh nonpemerintah,” pungkas Mendagri.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved