Breaking News:

Viral Medsos

Sengaja Lakukan Sidak, Wali Kota Makassar Ngamuk Lihat Kerumunan Pengunjung di Mall, Aksinya Viral

Dalam sejumlah video yang beredar di media sosial, Danny yang saat itu memakai baju kemeja berwarna hitam terlihat menyusuri berbagai sudut pusat perb

Penulis: Yeni Hardika | Editor: Safriadi Syahbuddin
INSTAGRAM/@MAKASSAR_IINFO
Wali Kota Makassar, Danny Pomanto memberi himbauan pada pengunjung saat melakukan sidak di salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Makassar, Minggu (2/5/2021) 

"Jadi malam ini, kami melakukan sidak langsung di Mal Panakukang (MP), karena sudah viral di media sosial, terkait kerumunan di lokasi ini," ujar Danny seperti dikutip dari Tribunnews.com, Senin (3/5/2021).

Danny pun telah bertemu dengan pihak pengelola dan memberikan peringatan pada pihak pengelola bahwa pengunjung Mal Panakukang dibatasi maksimal 3.350 orang.

"Dari jumlah (670) tenant yang ada di mal Panakukang, kita hitung sekitar maksimal 5 (orang) per tenant, jadi maksimalnya itu persatu waktu dibatasi menjadi 3.350 orang," jelasnya.

"Jadi di Makassar Recover ada namanya protokol pintu masuk, dimana jumlah pengunjung dalam satu gedung itu maksimal 50 persen dari kapasitas, kalau sudah mencapai itu, pengunjung dilarang masuk, harus tunggu ada yang keluar dulu, baru pengunjung lainnya boleh masuk," lanjutnya.

Ia juga meminta, kepada pihak pengelola, agar memasang gawai di setiap pintu masuk, yang langsung terhubung di zoom kantor kecamatan.

Baca juga: Menteri Sandiaga Uno Bergaya Kenakan K Sarung Motif Gayo Produk Ija Kroeng Saat Hadir di Banda Aceh

Baca juga: Ternyata Potensi Wisatawan Muslim ke Aceh bukan dari Timteng & Malaysia, Begini Analisa Sandiaga Uno

"Zoom monitoring, tempelkan di situ kita lihat per kecamatan. Beberapa kecamatan sudah siap. Saya akan cek, besok saya akan cek bahwa zoom monitoring sudah bisa dilakukan," katanya

Danny pun menegaskan, jika aturan ini berlaku di seluruh tempat usaha di kota Makassar.

"Hari ini kami berikan teguran keras, kalau besok masih melanggar kami tidak segan untuk melakukan pencabutan izin usaha," tegas Danny.

Ia pun berencana mengundang para pelaku usaha di Balaikota Makassar, untuk memberikan pemahaman secara langsung terkait aturan protokol kesehatan.

"Ini aturan langsung dari pusat, jadi besok saya undang pemilik usaha yang besar-besar di Balaikota, untuk memberikan pengertian langsung mengenai prokes di tempat usahanya," tutupnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved