Video
VIDEO Masjid Cot Jrat Kota Juang Bireuen Dibangun dengan Semangat Gotong Royong Warga
Peletakan batu pertama dilakukan Tgk Muhammad Amin bin Mahmud atau lebih dikenal dengan panggilan Abu Tumin pada 5 Januari 2011.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Hari Mahardhika
Laporan Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Masjid Baitul Abidin di Desa Cot Jrat, Kota Juang Bireuen dibangun tahun 2011 lalu dengan semangat gotong royong warga dua desa yaitu Desa Cot Jrat dan Desa Cot Peutek hingga kini belum rampung.
Dalam komplek masjid juga terdapat dayah yang diberi nama Dayah Baitul Abidin yang artinya sebagai penjaga agama.
Bangunan masjid memiliki luas 16 x 14 meter dengan 38 tiang beton.
Ketua Panitia pembangunan masjid, Tgk M Yusuf Ahmad (65) mengatakan, peletakan batu pertama dilakukan Tgk Muhammad Amin bin Mahmud atau lebih dikenal dengan panggilan Abu Tumin pada 5 Januari 2011.
Tanah pertapakan masjid dan dayah yang luasnya mencapai 2 hektar lebih ini merupakan tanah wakaf dari empat orang warga setempat yaitu almarhum Asiah Ismail, almarhum Sairah, kemudian Maryam (70) dan Amir Mukhsin.
Sejak dibangun belasan tahun lalu sampai sekarang telah menghabiskan dana sekitar Rp 300 juta.
Namun sejak beberapa tahun terakhir hasil pertanian dan perkebunan warga mengalami penurunan, sehingga sumbangan warga mulai berkurang dan masjid belum rampung.
Panitia sudah pernah membuat permohonan bantuan ke Pemkab Bireuen dan Pemerintah Aceh, namun hingga kini belum terkabul.
Narator: Ardiansyah
Video Editor: Hari Mahardhika