Breaking News:

Wali Kota: Pasar Murah untuk Ringankan Beban Warga

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, menyebut pasar murah yang digelar Pemko mulai hari ini sampai dengan 6 Mei nanti tujuannya

Editor: bakri
HUMAS PEMKO BANDA ACEH
Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, menyerahkan paket sembako kepada seorang warga pada hari pertama Pasar Murah, yang digelar di halaman Kantor Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kota Banda Aceh, Senin (3/5/2021). 

* Paket Senilai Rp 170 Ribu Bisa Ditebus Rp 120 Ribu

BANDA ACEH - Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, menyebut pasar murah yang digelar Pemko mulai hari ini sampai dengan 6 Mei nanti tujuannya untuk meringankan beban warga kota, terutama warga kurang mampu untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah untuk kebutuhan puasa dan hari raya Idul Fitri. Pernyataan tersebut disampaikan Aminullah pada acara pembukaan Pasar Murah yang digelar Pemko Banda Aceh, Senin (3/5/2021), di halaman Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kota Banda Aceh.

Dikatakan, masyarakat kota dapat menebus paket sembako senilai Rp 170 ribu hanya dengan harga Rp 120 ribu. “Menjadi lebih murah karena sudah kita subsidi Rp 50 ribu per paketnya,” kata Aminullah yang dalam kesempatan ini turut didampingi Wakil Wali Kota Zainal Arifi n, Sekdakota Amiruddin dan Kadis Koperasi, UKM dan Perdagangan M Nurdin.

Dijelaskan, Pemko menggelar kegiatan tersebut, selain meringankan beban warga kota juga untuk menjaga kestabilan harga, mengingat setiap tahunnya saat Ramadhan tiba dan jelang hari raya harga kebutuhan pokok cenderung mengalami kenaikan. “Pasar murah ini untuk stabilkan harga juga. Kita bisa lihat puasa kali ini harga gula masih stabil, masih Rp 13 ribu.

Kalau puasa tahun lalu harga gula tinggi sekali. Kenapa sekarang stabil, karena adanya operasi pasar dan kegiatan pasar murah seperti ini,” kata Aminullah yang juga Ketum MES Provinsi Aceh ini. Pasar Murah tersebut akan berlangsung selama empat hari dengan jumlah ketersediaan paket bahan pokok sebanyak 1.854 paket. Dalam paket tersebut terdiri dari beras 5 kg, gula pasir 2 kg, telur 1 papan (30 butir), tepung terigu 1 kg dan dan minyak goreng 2 liter.

Tampak di lokasi, masyarakat yang datang diatur sedemikian rupa oleh panitia, semua diminta jaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan di wastafel yang telah disediakan. Wali Kota menekankan agar pasar murah berjalan dengan protokol kesehatan ketat agar tidak terjadi penyebaran Covid-19. Petugas memanggil satu per satu warga yang sebelumnya telah mendapatkan kupon untuk ditukarkan dengan sembako.

Dengan cara tersebut, kegiatan ini berjalan tertib dan tidak terjadi kerumunan warga. Bahkan, kegiatan tersebut juga digelar di berbagai lokasi di Banda Aceh. Selain menyediakan barang pokok, di Pasar Murah juga ada penjualan produk UMKM. Dikatakan Wali Kota, ada sekitar 7 UMKM yang berjualan di lokasi pasar murah. “Ada 7 UMKM si sini.

Ini menjadi kesempatan terbaik bagi mereka mengenalkan produk dan memasarkannya,” kata Aminullah Sesaat sebelum meninggalkan lokasi, Aminullah bersama Wakil Wali Kota Zainal Arifi n, Sekdakota Amiruddin dan Kadis Kop UKM dan Perdagangan M Nurdin berkeliling mengunjungi para pelaku UMKM. Tampak Wali Kota ikut berbelanja produk-produk tersebut, seperti kue, minuman, makanan khas Aceh dan produk-produk lokal unggulan lainnya.(hba/*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved