Breaking News:

Yahdi Hasan akan Perjuangkan Irigasi

Anggota DPRA, Yahdi Hasan menampung sejumlah keluhan masyarakat saat melakukan reses ke daerah pemilihan (dapil) 8 yaitu Aceh Tenggara

Yahdi Hasan akan Perjuangkan Irigasi
FOR SERAMBINEWS.COM
Anggota DPRA Yahdi Hasan melakukan pertemuan dengan masyarakat Aceh Tenggara saat melakukan reses ke kabupaten itu.

BANDA ACEH - Anggota DPRA, Yahdi Hasan menampung sejumlah keluhan masyarakat saat melakukan reses ke daerah pemilihan (dapil) 8 yaitu Aceh Tenggara dan Gayo Lues. Salah satunya mengenai irigasi yang masih menjadi persoalan bagi petani setempat. “Irigasi di Aceh Tenggara masih sangat kekurangan. Padahal, Aceh Tenggara terkenal dengar pertanian, perkebunan, dan sektor perikanan,” kata Yahdi Hasan.

Politikus Partai Aceh ini menjelaskan, Aceh Tenggara memiliki empat sungai besar yang menjadi kewenangan pemerintah pusat, yaitu sungai Lawe Alas yang sampai ke Subulussalam, Singkil dan Aceh Selatan, sungai Lawe Kisam, sungai Lawe Bulan, dan sungai Lawe Kinge.

“Ditambah lagi ada beberapa sungai yang juga sekarang menjadi kewenangan pusat seperti sungai Natam, sungai Mamas, sungai Lawe Derung dan lain-lain. Padahal, sungai-sungai itu tidak bisa dibangun irigasi dengan dana APBA,” ujarnya.

Di sisi lain, lanjutnya, masyarakat membutuhkan pembangunan irigasi yang bisa mengatur debit air yang mengairi area pertanian seperti padi, kolam ikan, dan perkebunan. Oleh karena itulah,  Yahdi tetap akan memperjuangkan aspirasi masyarakat petani tersebut. 

Dalam reses tersebut, Yahdi Hasan juga menerima masukan lainnya dari masyarakat. “Insya Allah saya berjanji dengan masyarakat untuk memperjuangkan aspirasi mereka untuk secepatnya direalisasikan,” katanya.

Politisi asal Aceh Tenggara ini mengatakan, Aceh memiliki dana besar yaitu dana otsus. Ia berharap, dengan anggaran besar tersebut Pemerintah Aceh bisa menciptakan program kerakyatan sehingga Aceh bisa cepat keluar dari jurang kemiskinan. Dikatakan, salah satu bidang yang harus mendapatkan perhatian besar dari pemerintah adalah sektor pertanian. Hal ini karena profesi terbesar masyarakat Aceh adalah di sektor pertanian.(*) 

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved