Breaking News:

Berita Aceh Utara

Keluar dari Rumah Sakit, Gadis SR Korban Rudapaksa Langsung Meluncur ke Polres, Ini tujuannya

Korban baru diizinkan pulang oleh dokter setelah tiga hari mendapat perawatan di RSU Cut Meutia Aceh Utara akibat mengalami pendarahan hebat. 

Penulis: Jafaruddin
Editor: Saifullah
For Serambinews.com
Humas RSUCM Aceh Utara, Jalaluddin. 

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Gadis berinisial SR (19), asal Aceh Utara yang menjadi korban rudapaksa pria tak bertanggung jawab, pada Selasa (4/5/2021) sekitar pukul 11.00 WIB, sudah diizinkan pulang oleh dokter dari RSU Cut Meutia Aceh Utara.

Korban baru diizinkan pulang oleh dokter setelah tiga hari mendapat perawatan di RSU Cut Meutia Aceh Utara akibat mengalami pendarahan hebat. 

“Tadi saya langsung ke ruangan tempat dia dirawat, ternyata tak ada lagi,” kata Humas RSU Cut Meutia Aceh Utara, Jalaluddin MKes kepada Serambinews.com, Selasa (4/5/2021). 

Setelah ditanyakan petugas, ternyata gadis tersebut dapat diizinkan pulang oleh dokter karena kondisinya sudah membaik. 

“Sebelum diizinkan pulang, korban sudah dibawa ke poli untuk mendapat visum akibat kejadian tersebut,” ujar Humas RSU Cut Meutia Aceh Utara. 

Baca juga: Sisir Lokasi Gadis Dirudapaksa, Polisi Temukan Bercah darah, Celana Dalam hingga Bungkusan Obat Kuat

Baca juga: FAKTA-Fakta Gadis 19 Tahun Dirudapaksa: Seminggu Kenal, Terdengar Suara Rintihan Hingga Obat Kuat

Baca juga: Kasus Gadis Dirudapaksa Hingga Pendarahan, Ayah Korban Tahu Setelah Dengar Suara Rintihan Kesakitan 

Informasi lain yang diperoleh Serambinews.com mengungkapkan, setelah pulang dari RSU Cut Meutia, korban langsung menuju ke Polres Aceh Utara untuk dimintai keterangan dalam kasus tersebut.

Diberitakan sebelumnya, seorang gadis di Aceh Utara dirudapaksa di belakang rumahnya pada Sabtu (1/5/2021) sekira pukul 22.00 WIB, oleh seorang pria yang baru dikenalnya melalui handphone, sehingga mengalami pendarahan hebat.

Akibat kejadian tersebut, gadis berinisial SR (19) mengalami pendarahan hebat, sehingga harus mendapat perawatan medis di RS kawasan Lhokseumawe. 

Berdasarkan laporan yang disampaikan ayah korban, perbuatan bejat yang dilakukan pria berinisial Z berlokasi di kebun tebu, persis dibelakang rumah korban.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved