Breaking News:

Mantan Jubir KPK Febri Diansyah: Ada Kasus Besar yang Ingin Disingkirkan Lewat Pelemahan Penyidik

Febri Diansyah merasa prihatin, karena orang-orang yang disinyalir hendak "dibuang" itu adalah sosok yang berprestasi.

KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Mantan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah 

SERAMBINEWS.COM,JAKARTA - Mantan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah buka-bukaan soal kabar dugaan upaya penyingkiran para penyidik dan pegawai KPK.

Febri Diansyah merasa prihatin, karena orang-orang yang disinyalir hendak "dibuang" itu adalah sosok yang berprestasi.

Febri menilai, pegawai KPK yang terancam terusir dari lembaga antirasuah tersebut memiliki kredibilitas baik dan sering terlibat dalam pengungkapan kasus-kasus besar korupsi.

Febri menyebut, kondisi yang terjadi sekarang ini merupakan buah dari revisi Undang-undang KPK yang dilakukan pemerintah beberapa waktu lalu.

"Jika mereka yang bersih dan berjuang membongkar skandal korupsi justru ingin diusir dari lembaga antikorupsi, inilah yang sesungguhnya pantas disebut pembusukan upaya pemberantasan korupsi.

Buah revisi UU KPK satu persatu terlihat. KPK tmpak tumbuh dengan kontroversi dan minim prestasi," jelas Febri melalui akun Twitternya, dilihat pada Rabu (5/5/2021).

Febri menjelaskan, sejumlah penyidik yang namanya beredar di media dan dikabarkan tidak lolos dalam asesmen wawasan kebangsaan (TWK) Badan Kepegawaian Negara (BKN). Saat ini sedang menangani kasus-kasus besar.

"Ada kasus-kasus besar yang skrg sedang ditangani sjumlah penyidik yang namanya beredar di media akan disingkirkan dari KPK. Sebut saja korupsi Bansos Covid-19, suap Benur di KKP, kasus suap trkait izin di ESDM dengan tersangka Samin Tan yang baru ditangkap beberapa waktu lalu, E-KTP dan juga (kasus) Tanjung Balai," ungkapnya.

Yang lebih konyol lagi, menurut Febri, kembali diembuskannya isu soal Taliban dan radikalisme yang menurutnya cukup naif.

"Bahkan ada tim penyidik yang dulu pernah menangkap Setya Novanto, Ketua DPR RI dalam kasus E-KTP.

Halaman
1234
Editor: Faisal Zamzami
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved