Breaking News:

Internasional

Masjidil Haram Didisinfektan 70.000 Liter Setiap Hari, Mencegah Jamaah Terinfeksi Covid-19

Masjidil Haram di Mekkah, Arab Saudi terus disinfektan 70.000 liter setiap hari selama Ramadhan 2021 ini.

Editor: M Nur Pakar
AFP/File
Para jamaah mengelilingi Ka'bah di kompleks Masjidil Haram di Makkah pada 4 Oktober 2020, di tengah tindakan pencegahan kesehatan yang ekstensif untuk memerangi penyebaran COVID-19. 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Masjidil Haram di Mekkah, Arab Saudi terus didisinfektan 70.000 liter setiap hari selama Ramadhan 2021 ini.

Kebijakan itu untuk melindungi para jamaah yang melaksanakan shalat atau umrah dari serangan virus Corona.

Angka-angka tersebut menunjukkan operasi pembersihan besar-besaran yang dikerahkan di Kerajaan untuk melindungi jamaah dari virus.

Dilansir SPA, Rabu (5/5/2021), Presidensi Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi memperkenalkan langkah-langkah ketat untuk memastikan keamanan para jamaah,

Baca juga: Kota Taif, Gelar Festival Bunga Mawar, Jadi Destinasi Wisata Warga Arab Saudi

Termasuk jarak sosial, memakai masker wajah, menyediakan jalan setapak berpemandu, stasiun sanitasi, dan hanya mengizinkan jemaah yang divaksinasi untuk masuk.

Bersama dengan disinfektan, 1.500 liter parfum pembersih dikeluarkan setiap hari di lokasi tersebut.

Beberapa tindakan pencegahan kesehatan lainnya termasuk 3.000 tempat sampah yang didistribusikan di seluruh masjid dan alun-alun di Masjidil Haram dicuci 10 kali sehari.

Baca juga: Keputusan Arab Saudi Izinkan Warga ke Luar Negeri Disambut Baik, Walau harus Divaksin Covid-19

Ada juga 200 pengawas dan 4.000 petugas kebersihan yang menjaga standar keamanan di seluruh Masjidil Haram setiap hari.

Dalam 10 hari pertama Ramadhan 1,5 juta jamaah mengunjungi Masjidil Haram dan jumlah itu diperkirakan akan meningkat tajam dalam 10 hari terakhir Bulan Suci.(*)

Baca juga: Arab Saudi Akan Bangun Masjid Raja Salman di Universitas Islam Internasional di Pakistan

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved