Internasional
Pengadilan Mesir Mendukung Penyitaan Kapal Kargo Jepang, Pemblokir Terusan Suez
Pengadilan Mesir, Selasa (4/5/2021) menolak banding pemilik kapal kargo Jepang. Pengadilan memerintahkan untuk menyita kapal tersebut karena sengketa
SERAMBINEWS.COM, KAIRO - Pengadilan Mesir, Selasa (4/5/2021) menolak banding pemilik kapal kargo Jepang.
Pengadilan memerintahkan untuk menyita kapal tersebut karena sengketa keuangan.
Otoritas Mesir telah menyita kapal Everegreen dengan nama lain Ever Given raksasa, yang memblokir Terusan Suez selama hampir seminggu di bulan Maret 2021.
Sehingga, menghentikan perdagangan maritim dengan nilai miliaran dolar AS.
Dilansir AFP, Otoritas Terusan Suez mengatakan kapal itu tidak akan diizinkan meninggalkan negara itu sampai jumlah kompensasi diselesaikan dengan pemilik kapal Jepang itu, Shoei Kisen Kaisha Ltd.
Baca juga: Kapten Kapal Wanita Pertama Mesir Dituding Sebagai Penyebab Terusan Suez Terblokir
Pengadilan di kota Ismailia di Terusan Suez memerintahkan penyitaan kapal itu lebih awal. bulan.
Pemilik The Ever Given mengajukan banding pada 22 April 2021 dengan harapan membatalkan keputusan tersebut.
Pengadilan Ekonomi Ismailia menguatkan keputusan penyitaan.
Belum ada komentar langsung dari pemilik kapal.
Otoritas Terusan Suez telah menuntut 916 juta dolar AS sebagai kompensasi, menurut perusahaan asuransi dari Ever Given.
Jumlah itu sudah memperhitungkan atas operasi penyelamatan, lalu lintas kanal yang macet dan biaya transit yang hilang selama seminggu akibat Ever Given memblokir kanal.
Negosiasi antara Otoritas Terusan Suez dan pemilik kapal masih berlangsung untuk menyelesaikan klaim kompensasi,
Shoei Kisen Kaisha Ltd. pekan lalu mengatakan telah memberi tahu sejumlah pemilik sekitar 18.000 kontainer di kapal untuk menerima bagian dari permintaan ganti rugi.
Baca juga: Kapal MV Ever Given Berhasil Dibebaskan dari Terusan Suez, Tapi Awak Kapal Bakal Dapat Masalah Baru
Dia menolak mengungkapkan rincian lebih lanjut dari negosiasi, termasuk jumlah yang dijamin oleh asuransi dan berapa banyak yang diminta pemilik pengiriman untuk dibagikan.
Kapal Ever Given sedang dalam perjalanan ke pelabuhan Belanda di Rotterdam pada 23 Maret 2021.
Ketika menabrak tepi kanal satu jalur sekitar 6 kilometer di utara pintu masuk selatan, dekat Kota Suez.
Upaya penyelamatan besar-besaran oleh armada kapal tunda yang dibantu oleh gelombang membebaskan Ever Given berukuran gedung pencakar langit.
Kapal berbendera Panama itu dibebaskan enam hari kemudian, mengakhiri krisis, dan memungkinkan ratusan kapal yang menunggu untuk melewati kanal.
Penyumbatan kanal memaksa beberapa kapal untuk mengambil rute alternatif panjang di sekitar Tanjung Harapan di ujung selatan Afrika.
Baca juga: Kapal Ever Given yang Blokir Terusan Suez Berhasil Ditarik
Membutuhkan bahan bakar tambahan dan biaya lainnya.
Ratusan kapal lain menunggu hingga pemblokiran berakhir.
Penghentian tersebut, yang meningkatkan kekhawatiran akan kekurangan pasokan dan kenaikan biaya bagi konsumen, menambah tekanan pada industri perkapalan.
Apalagi, sudah berada di bawah tekanan pandemi virus Corona yang telah melanda Dunia.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kapal-kargo-evergreen-milik-jepang.jpg)