Berita Pidie
Ratusan Gampong di Pidie Belum Rampungkan APBG 2021, Pencairan BLT Macet
Ratusan gampong di Pidie belum merampungkan APBG 2021, yang berdampak pada pencairan BLT macet.
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Nurul Hayati
Ratusan gampong di Pidie belum merampungkan APBG 2021, yang berdampak pada pencairan BLT macet.
Laporan Muhammad Nazar I Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Ratusan gampong di Pidie belum merampungkan APBG 2021, yang berdampak pada pencairan BLT macet.
Diduga beragam masalah terjadi di gampong, dari persoalan sumber daya manusia (SDM) perangkat gampong, belum dibuat laporan pertanggung jawaban hingga polemik keuchik dengan tuha peut gampong.
Data diterima Serambinews.com, Kamis (6/5/2021) mencatat 1.096 KPM tersebar di delapan kecamatan dari total 23 kecamatan di Pidie telah menerima BLT.
Delapan kecamatan yang telah menyalurkan BLT adalah Indrajaya 56 KPM dan Kembang Tanjong 107 KPM.
Berikutnya, Kecamatan Mutiara 81 KPM, Padang Tiji 186 KPM, Sakti 106 KPM, Tangse 167 KPM, Keumala 277 KPM dan Glumpang Baro 53 KPM.
Tenaga Ahli Infrasruktur Desa, Ibrahim Syamaun ST, kepada Serambinews.com, Kamis (6/5/2021) mengatakan, saat ini percepatan penyelesaian anggaran pendapatan belanja gampong (APBG) 2021 terus dipacu.
Baca juga: Hari Pertama Larangan Mudik, Tiga Mobil di Perbatasan Aceh Singkil - Tapteng Diminta Putar Balik
Meski, kata Ibrahim, adanya beberapa kendala teknis di gampong.
Sehingga, penyelesaian APBG sedikit mengalami keterlambatan.
Antara lain, perangkat gampong belum membuat LKPJ ke masyarakat umum.
Sehingga menjadi kendala dalam penanda tanganan berkas APBG dilakukan tuha peut gampong.
Lalu, sebagian gampong yang masih terikat dengan pihak ketiga karena mengupahkan pembuatan APBG.
Tak hanya itu, kata Ibrahim, adanya sebagian gampong mengalami kendala di kabupaten dan KPPN dalam proses perubahan rekening konvesional kepada rekening syari'ah.
"Ada juga gampong tidak cukup dana untuk BLT selama 12 bulan, akibat terjadi lonjakan penerima BLT DD," jelasnya.
Untuk itu, sebut Ibrahim, pendamping desa, agar bekerja keras mendampingi perangkat desa dalam penyelesaian APBG. (*)
Baca juga: Begini Klarifikasi Jane Shalimar soal Lepas Hijab hingga Warganet Heboh Mengaku Abis dari Salon
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/sosialisasi-sustainable-development-goals-sdgs-desa.jpg)