Breaking News:

Berita Aceh Barat

Awas! Tak Lapor Keberadaan WNA, Hotel & Penginapan Akan Dipidanakan dan Didenda Ratusan Juta 

Karena itu, bila tidak ingin dikenakan sanksi pidana, harus melaporkannya ke Kantor Imigrasi atau melalui WhatsApp 08.

Serambinews.com
Azhar, Kepala Imigrasi Kelas II Non TPI Meulaboh 

Laporan Sa’dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Penegakan hukum dan pengawasan terhadap keberadaan warga negara asing atau WNA di wilayah hukum Kantor Imigrasi Klas II Non TPI Meulaboh terus diperketat.

Bahkan, bagi penginapan, hotel, wisma, serta penjamin dan sponsor yang tidak melaporkan keberadaan WNA di bawah pengetahuannya, dapat dikenakan sanksi pidana.

“Pengawasan bagi orang asing tidak hanya tugas dari Imigrasi semata. Kita kenakan sanksi pidana berdasarkan UU Keimigrasian bagi yang melanggar,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Meulaboh, Azhar kepada Serambinews.com, Rabu (5/5/2021) lalu.

Menurutnya, Pasal 117 UU No 6 /2011 tentang Keimigrasian mengatur  sanksi bagi penjamin dan sponsor atau perusahaan yang mempekerjakan WNA tanpa melapor ke Kantor Imigrasi.

Sedangkan untuk penginapan, hotel, wisma ataupun losmen, dikenakan Pasal 172 UU No 6/2011 tentang Keimigrasian dengan ancaman pidana penjara selama 5 tahun dan denda maksimal Rp 500 juta. 

Baca juga: 37 Anak Yatim Kampung Belakang Aceh Barat Dapat Santunan, Ini Sumber Dananya

Baca juga: VIDEO - Ingin Membantu Mengantar Orang Sakit, Anggota TNI Dikepung Debt Collector

Baca juga: Seusama Lhokseumawe Jabodetabek Salurkan Santunan Anak Yatim Melalui TIM Cabang Pasar Minggu

“Menyangkut keberadaan WNA, tentunya mereka wajib melaporkan hal tersebut ke pihak Imigrasi,” tegas Azhar.

Terkait dengan keberadaan WNA ini, pihak imigrasi tidak main-main dalam menegakkan aturan.

Karena itu, bila tidak ingin dikenakan sanksi pidana, harus melaporkannya ke Kantor Imigrasi atau melalui WhatsApp 08.

Disebutkan dia, bahwa kewaspadaan dan pengawasan terhadap WNA mutlak diperlukan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Untuk mengawasi orang asing, beber dia, Imigrasi telah membentuk tim PORA.

Baca juga: Keuchik Positif Covid-19 Masih Dirawat di RSUD SIM Nagan Raya, Dua Dokter Spesialis Jalani Isolasi

Baca juga: Tips Membersihkan Kompor Agar Terlihat Seperti Baru Lagi, Cukup Pakai 3 Bahan Ini

Baca juga: Mualem Takziah ke Rumah Almarhum Ulama Kharismatik Aceh Abu Kruet Lintang

Tim ini melibatkan semua lembaga pemerintahan, baik dari TNI, Polri, camat, Koramil, dan Polsek, serta instansi terkait lainnya.(*)

Penulis: Sa'dul Bahri
Editor: Saifullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved