Breaking News:

Pernyataan Jokowi soal Bipang Ambawang Tuai Kontroversi, Ngabalin: Salahnya di Mana?

Ngabalin menyampaikan, promosi kuliner nusantara itu merupakan acara dari Kementerian Perdagangan.

Editor: Amirullah
Kompas.com
Ali Mochtar Ngabalin 

Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Sekretariat Presiden)

Baca juga: Kebijakan Baru WhatsApp Berlaku 15 Mei, Pengguna yang Menolak Akan Kehilangan Fungsi Penuh Layanan

Ia kembali menegaskan, pada libur lebaran ini tak hanya umat Islam yang berlibur.

Kemudian, tak ada yang salah dengan pernyataan Jokowi soal kuliner Bipang Ambawang.

Sehingga, pihak istana tak perlu memberi filter atas pernyataan Jokowi tersebut.

"Kalau dilihat dari orang mulai berlibur, kan bukan orang Islam yang hanya menggunakan waktu liburnya."

"Yang mudik ini bukan hanya orang Islam," papar Ngabalin.

"Tidak ada yang perlu difilter, pernyataan itu tidak ada yang salah, salahnya di mana?" tanya dia.

Mendag Minta Maaf

Sebelumnya, Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi meminta maaf bila ajakan promosi Jokowi tersebut menyebabkan kesalahpahaman.

"Meskipun demikian kami dari Kemendag selaku penanggungjawab dari acara tersebut, sekali lagi memastikan tidak ada maksud apapun dari pernyataan bapak presiden, kami mohon maaf sebesar-besarnya bila terjadi kesalahpahaman," ujarnya dalam Youtube Kementerian Perdagangan, Sabtu (8/5/2021), seperti diberitakan Tribunnews.com sebelumnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved