Kamis, 16 April 2026

Internasional

Sekjen PBB Desak Israel, Hentikan Kekerasan di Jerusalem Timur

Sekjen PBB Antonio Guterres, Senin (10/5/2021) mendesak Israel untuk menghentikan kekerasan di Jerusalem Timur.

Editor: M Nur Pakar
AFP/MICHAEL TEWELDE
Sekjen PBB, Antonio Guterres 

SERAMBINEWS.COM, JERUSALEM - Sekjen PBB Antonio Guterres, Senin (10/5/2021) mendesak Israel untuk menghentikan kekerasan di Jerusalem Timur.

"Guterres percaya Israel dapat menahan diri secara maksimal dan menghormati hak atas kebebasan berkumpul secara damai," kata seorang juru bicara PBB.

Hal itu disampaikan ketika ketegangan terus meningkat di sekitar Al-Aqsa, masjid paling suci ketiga Islam, seperti dilansir AP.

"Sekretaris Jenderal mengungkapkan keprihatinannya yang mendalam atas berlanjutnya kekerasan di Jerusalem Timur," tambahnya.

"Serta kemungkinan penggusuran keluarga Palestina dari rumah mereka," kata juru bicara PBB Stephane Dujarric dalam sebuah pernyataan.

Baca juga: Arab Saudi Kutuk Israel, Gusur Rumah Warga Palestina di Jerusalem

Dia mendesak Israel untuk menghentikan pembongkaran dan penggusuran rumah warga Palestina.

Guterres mendesak agar status quo di tempat-tempat suci itu ditegakkan dan dihormati, harap Dujarric.

Ketegangan sangat tinggi ketika Israel ditandai sebagai "Hari Yerusalem," perayaan tahunan penangkapan Jerusalem Timur dan Kota Tua bertembok yang merupakan rumah bagi tempat-tempat suci Muslim, Yahudi dan Kristen.

Al-Aqsa, situs tersuci ketiga umat Islam, telah menjadi titik fokus kekerasan di Yerusalem selama bulan suci Ramadhan. Bentrokan tersebut telah menimbulkan kekhawatiran internasional.

Sedangkan upaya meredakan situasi, polisi Israel mengatakan telah melarang kelompok-kelompok Yahudi melakukan kunjungan pada Hari Jerusalem.

Baca juga: Palestina ancam Batalkan Pemilihan Umum, Israel Tolak Pemungutan Suara di Jerusalem Timur

Terutama ke alun-alun suci tempat beradanya Masjid Al-Aqsa, yang dihormati oleh orang-orang Yahudi sebagai situs alkitabiah.Yahudi.

Bentrokan tengah malam meningkatkan kemungkinan bentrokan lebih lanjut pada Senin (10/5/2021) selama perayaan tahunan Hari Jerusalem.

Polisi Israel mengizinkan pawai pada Minggu (9/5/2021), meskipun hari-hari kerusuhan dan ketegangan Israel-Palestina melonjak di tempat suci dan lingkungan Arab terdekat.

Di mana pemukim Yahudi berusaha mengusir puluhan warga Palestina dari rumah mereka.(*)

Baca juga: Polisi Israel Membubarkan Tempat Berkumpul Pemuda Palestina di Jerusalem Timur, Empat Orang Terluka

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved