Breaking News:

Wajib Masker

Dandim: Masuki Kota Meulaboh Wajib Masker

Kegiatan itu melibatkan aparat gabungan yang terdiri dari rincian 15 Personil Kodim, 15 Personil Polres dan 15 Personil Satpol PP serta 2 orang pegawa

Penulis: Sa'dul Bahri | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/SA'DUL BAHRI
Petugas gabungan dari TNI Polri dan Satpol PP Aceh Barat mensosialisasikan razia wajib masker di jalan Imam Bonjol Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Selasa (11/5/2021). SERAMBI 

Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Satgas Covid-19 PPKM Mikro meningkatkan intensitas Operasi Yustisi dengan menggelar razia wajib memakai masker di kawasan Meulaboh.

Operasi gabungan tim Covid-19, Selasa (11/5/2021) mulai melaksanakan razia wajib masker apabila memasuki kawasan Kota Meulaboh, Kecamatan Johan Pahlawan yang berlangsung di jalan Imam Bonjol.

Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Dandim 0105 Aceh Barat, Letkol lnf Dimar Bahtera, didampingi Kabag Ops Polres Aceh Barat Kompol lkmal, Pasi Ops Dim 0105 Aceh Barat Letda lnf Desman, Kabid Kamtib Satpol PP Dodi Saputra.

Kegiatan itu melibatkan aparat gabungan yang terdiri dari rincian 15 Personil Kodim, 15 Personil Polres dan 15 Personil Satpol PP serta 2 orang pegawai Kominfo dengan 1 unit kendaraan dinasnya.

Pengunjung Suzuya Mall dan Warkop Diswab Antigen, Satu Orang Reaktif Covid-19, Begini Penanganannya

Aurel Takut Janin Terlalu Kecil Padahal Usia Kehamilan Segini, Atta : Kita Berusaha Allah Menentukan

Operasi Yustisi wajib masker kali ini dipusatkan di tiga titik lokasi, yakni depan Masjid Agung Baitul Makmur Jalan lmam Bonjol Desa Seuneubok, Simpang CRS Jalan Nasional Desa Rundeng dan depan Indomaret Jalan Sisingamangaraja Desa Gampa.

"Operasi wajib masker ini menyasar pada pengendara, baik roda dua maupun roda empat yang akan memasuki Kota Meulaboh," ungkap Dandim Aceh Barat, Letkol Inf Dimar Bahtera yang juga menjabat sebagai Wakil Tim Satgas Penanganan Covid-19, Aceh Barat kepada Serambinews.com, Selasa (11/5/2021).

Dandim juga telah memerintahkan dan memberi instruksi kepada aparat gabungan, apabila menemukan atau melihat pengendara yang tidak memakai masker maka diarahkan putar balik, guna mengambil masker.

"Untuk penertiban kali ini, levelnya kita naikkan karena tingkat kesadaran masyarakat masih rendah dalam menerapkan protokol kesehatan, terlebih pemakaian masker. Terbukti masih banyak masyarakat yang terjaring oleh petugas," ujarnya.

Terkait penertiban itu, maka pihaknya dengan tegas pihaknya perintahkan kepada para petugas, apabila masyarakat terdeteksi tidak pakai masker, maka wajib suruh pulang atau putar balik. Sanksi ini kita berikan guna menekan ataupun mengendalikan Covid-19, mengingat mobilisasi manusia semakin membludak di akhir Ramadhan ini.

Dandim juga menginformasikan, bahwa penegakkan aturan wajib memakai masker ketika memasuki Kota Meulaboh masih terus dijadwalkan dan akan dilaksanakan setiap harinya hingga Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

"Oleh karena itu, kami mengimbau kepada masyarakat apabila ingin berbelanja di Kota Meulaboh harus dan wajib memakai masker. Jika membandel, kami tidak akan segan-segan menyuruh pulang", tegas Dandim.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved