Breaking News:

Serangan Israel di Gaza

Korban Meninggal Akibat Serangan Israel Bertambah Menjadi 24 Orang

Korban meninggal bertambah tiga orang pada Selasa (11/5/2021) akibat serangan baru. Sementara, jumlah korban luka juga bertambah jadi 103 orang.

Editor: Taufik Hidayat
ANTARA FOTO/REUTERS/AMMAR AWAD
Warga Palestina bereaksi ketika polisi Israel menembakkan granat setrum selama bentrokan di kompleks Masjid Al-Aqsa, di tengah ketegangan atas kemungkinan penggusuran beberapa keluarga Palestina dari rumah di wilayah yang diklaim oleh orang Yahudi, pemukim di lingkungan Sheikh Jarrah, di Kota Tua Yerusalem, Jumat (7/5/2021). 

SERAMBINEWS.COM, GAZA - Korban meninggal dunia akibat serangan pasukan Israel di Jalur Gaza pada Senin (10/5/2021) bertambah menjadi 24 jiwa.

Kementerian Kesehatan Palestina mencatat tiga korban meninggal pada Selasa (11/5/2021) akibat serangan baru.

Sementara itu, jumlah korban luka juga bertambah jadi 103 orang.

Serangan terbaru itu menghantam sebuah rumah di barat Jalur Gaza. Korbannya seorang perempuan dan seorang penyandang disabilitas.

Pada Senin malam, tentara Israel mengumumkan peluncuran Operasi Penjaga Tembok di Jalur Gaza sebagai respons atas "banyak roket yang ditembakkan dari Jalur Gaza ke selatan Israel".

Ketegangan meningkat di Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur sejak pekan lalu, ketika pemukim Israel menerobos masuk area permukiman itu, setelah pengadilan Israel memerintahkan penggusuran keluarga Palestina di sana.

Baca juga: Hilal tak Terlihat di Lhokseumawe, Ramadhan Digenapkan 30 Hari, 1 Syawal 1442 H Dipastikan 13 Mei

Baca juga: Detik-detik 15 Mercon Besar Meledak, Berawal saat Memasang Sumbu, Obeng Menembus Mesiu

Baca juga: Dinonaktifkan dari KPK Bersama 74 Pegawai Lain, Novel Baswedan: Tindakan Sewenang-wenang Ketua KPK

Baca juga: Salut! 2 Dokter Spesialis Paru Ini Tetap Layani Pasien Meski Berstatus Positif Covid, Begini Caranya

Warga Palestina yang menggelar unjuk rasa sebagai bentuk solidaritas dengan warga Sheikh Jarrah pun menjadi sasaran pasukan Israel.

Israel menduduki Yerusalem Timur selama perang Arab-Israel tahun 1967 dan menguasai seluruh wilayah kota pada 1980, sebuah tindakan yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional.(AnadoluAgency)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved