Breaking News:

1.063 Guru Kontrak Terima Gaji

Sebanyak 1.063 orang yang terdiri dari guru kontrak, honor daerah, guru daerah terpencil (Dacil) dan honorer tenaga administrasi

Editor: hasyim
SERAMBI/MAHYADI
Sejumlah guru dan tenaga kontrak jajaran Dinas Pendidikan Aceh Tengah menerima gaji menjelang hari raya Idul Fitri, Selasa (11/5/2021). 

TAKENGON - Sebanyak 1.063 orang yang terdiri dari guru kontrak, honor daerah, guru daerah terpencil (Dacil) dan honorer tenaga administrasi di sejumlah sekolah di Jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Tengah, akhirnya bisa tersenyum menyambut Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Pasalnya, seribuan guru kontrak tersebut sudah bisa menerima gaji untuk empat bulan terakhir. Pembagian gaji untuk para guru kontrak dan honorer itu, berlangsung di Kompleks Disdik Aceh Tengah, Selasa (11/5/2021).

Sebelumnya, para guru kontrak sempat khawatir tidak menerima gaji menjelang lebaran tahun ini, lantaran awalnya dikabarkan akan dibayarkan setelah habis lebaran.

Namun seiring dengan rampungnya proses administrasi pembayaran gaji guru kontrak tersebut, sehingga bisa langsung didistribusikan kepada seribuan guru di daerah itu. “Saya minta maaf jika agak terlambat dibayarkan karena adanya proses administrasi. Apalagi di Dinas Pendidikan, kan guru dan tenaga kontrak itu banyak sehingga membutuhkan waktu dalam menyusun administrasinya,” kata Kadisdik Aceh Tengah, Uswatuddin kepada Serambi, Selasa (11/5/2021).

Bisa dikatakan, lanjut Uswatuddin, proses pembayaran gaji guru dan tenaga kontrak tidak juga terlambat, hanya saja karena menjelang hari raya sehingga harus segera dibayarkan. “Alhamdulillah, sebelum lebaran bisa kita rampungkan sehingga dapat langsung dibayarkan dan dimanfaatkan untuk membantu kebutuhan menjelang hari raya tahun ini, ” lanjutnya.

Dia merincikan, para guru yang menerima gaji tersebut, terdiri dari guru TK, SD dan SMP dengan jumlah sebanyak 840 orang serta untuk 223 tenaga administrasi SD dan SMP.

“Kami juga memahami, jika kondisi saat ini, kita masih dilanda pandemi Covid-19, sehingga secara ekonomi, agak sulit. Mudah-mudahan, apa yang kami upayakan bisa membantu mereka,” ungkap Uswatuddin.

Uswatuddin menambahkan, jika dalam proses pembayaran gaji guru dan tenaga kontrak tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan menyarankan petugas dan guru tetap menggunakan masker serta menjaga jarak.

“Orangnya kan ramai. Tapi kami tetap mengingatkan agar memperhatikan protkes. Bahkan, jika ada yang tidak menggunakan masker, sementara tidak dilayani sebelum mematuhi protkes, ” pungkas Kadisdik Aceh Tengah ini.

Berdasarkan amatan Serambi, adanya proses pembayaran gaji tersebut membuat para guru dan tenaga kontrak memenuhi area kantor Dinas Pendidikan Aceh Tengah. Sebelum diberikan gaji, para guru dan tenaga kontrak diminta melengkapi surat aktif dari sekolah masing-masing sebagai syarat administrasi untuk proses pembayaran gaji mereka.(my)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved