Breaking News:

DJPb Aceh Selesaikan Pencairan THR 639 Instansi

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendarahaan (Kanwil DJPb) Aceh sudah menyelesaikan pembayaran tunjangan hari raya (THR)

Serambi Indonesia
Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Aceh Selatan melakukan pengawasan terhadap perusahaan yang tidak memberikan tunjangan hari raya (THR). 

BANDA ACEH - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendarahaan (Kanwil DJPb) Aceh sudah menyelesaikan pembayaran tunjangan hari raya (THR) kepada 639 instansi di Aceh. Pencairan THR ini sudah dimulai sejak 28 April 2021. Di jajaran DJPb Aceh, Badan Pusat Statistik (BPS) Banda Aceh menjadi instansi yang paling cepat mengajukan SPM ke KPPN.

Kepala Kantor Wilayah DJPb Aceh, Syafriadi, dalam siaran pers kepada Serambi, Selasa (11/5/2021) mengatakan, pemberian THR tahun ini menjadi salah satu upaya Pemerintah untuk meningkatkan konsumsi rumah tangga. Tujuan akhirnya mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional.

Dikatakan, Pemerintah menganggarkan Rp 30,6 triliun pada 2021 untuk membayarkan THR kepada para ASN dan TNI/Polri, baik di instansi pusat maupun daerah. Perinciannya, Rp 15,8 triliun akan dibelanjakan untuk THR ASN di tingkat pusat, dan sisanya sebesar Rp 14,8 triliun untuk ASN di daerah.

Syafriadi mengatakan, besaran pemberian THR adalah gaji yang dibayarkan pada bulan April 2021, dengan rincian sebesar gaji pokok ditambah tunjangan keluarga, tunjangan pangan, dan tunjangan jabatan atau tunjangan umum. Sementara kepada pensiunan dan penerima pensiun diberikan pensiun pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, dan tunjangan penghasilan.

Syafriadi mengatakan, Pemberian THR tahun ini menjadi salah satu upaya Pemerintah untuk meningkatkan konsumsi rumah tangga. Tujuan akhirnya mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional.

Berdasarkan cut off data hingga 6 Mei 2021 dilaporkan pembayaran THR untuk ASN Pusat melalui seluruh KPPN lingkup Kantor Wilayah DJPb Aceh telah selesai dilaksanakan dan diterima oleh masing-masing pegawai.

Hal ini bisa terwujud karena kecepatan seluruh instansi pusat yang berjumlah 639 Satuan Kerja (satker) telah mengajukan SPM melalui 7 Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) yang ada di Aceh.

Tercatat Satker BPS Kota Banda Aceh telah mengajukan SPM THR ke KPPN Banda Aceh pada tanggal 28 April 2021. Syafriadi memberikan apresiasi kepada Kantor BPS Banda Aceh yang menjadi satker tercepat dalam pengajuan SPM ke KPPN.(mun)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved