Sabtu, 6 Juni 2026

Opini

Objek Wisata Nago Resort yang Memanjakan Mata

Di Pulau Haloban, Kecamatan Pulau Banyak Barat, Kabupaten Aceh Singkil, terdapat satu objek wisata yang menawan

Tayang:
Editor: hasyim
FOR SERAMBINEWS.COM
NENDISYAH PUTRA, Pegawai UPTD SPF SMP N 2 Pulau Banyak Barat, melaporkan dari Desa Asantola, Aceh Singkil 

Oleh NENDISYAH PUTRA, Staf UPTD SPF SMP Negeri 2 Pulau Banyak Barat, melaporkan dari Desa Haloban, Aceh Singkil

Di Pulau Haloban, Kecamatan Pulau Banyak Barat, Kabupaten Aceh Singkil, terdapat satu objek wisata yang menawan. Namanya, Nago Resort. Ini menjadi salah satu tempat wisata bahari yang banyak digemari dan dikunjungi wisatawan lokal maupun luar daerah.

Tempat ini difavoritkan banyak orang untuk berlibur dan bersantai sambari melihat keindahan lautnya yang biru. Tak lengkap rasanya jika kita pergi ke tempat ini tanpa melakukan snorkeling untuk bisa melihat aneka terumbu karang di dasar lautnya.

Pengunjung juga bisa menikmati ‘sunset’ dengan pesona luar biasa pada sore hari di pulau ini. Pulau ini luas dan memiliki pasir putih, sehingga pengunjung bisa bebas untuk bermain dan berenang di bibir pantainya.

Potensi alam di objek wisata bahari ini sangat menawan, membuat kita nyaman untuk berlama-lama di tempat itu sembari menghilangkan penat. Tempat ini sangat direkomendasikan sebagai tempat berlibur, apalagi bersama keluarga.

Di sini terdapat dermaga berukuran panjang yang dirangkai menggunakan kayu sehingga bisa memuat banyak perahu atau speed boat yang hendak diparkir. Hal ini akan memudahkan para wisatwan yang hendak menambatkan perahu atau speed boat-nya ke tepian dermaga tersebut.

Dermaga yang panjang tersebut memiliki gapura. Di sana tertulis nama Nago Resort dengan ukiran yang menarik perhatian, dipoles menggunakan pengilap sehinngga memancarakan cahaya pantulan matahari.

Setiap wisatawan yang baru pertama ke sini pasti akan berswafoto dengan background laut dan pulau yang ditumbuhi pohon kelapa yang memanjakan mata.

Berjalan ke ujung dermaga terdapat sebuah kafe berukuran sedang yang bisa menampung puluhan pengunjung. Kafe ini didesain terbuka sehingga terpaan angin leluasa menerpa tubuh pengunjung. Kafe ini berlantaikan papan yang disusun layaknya sebuah bungalow sehingga kita serasa duduk di permukan air laut.

Menariknya lagi, di sini kita bebas memancing ikan sambil mencicipi makan dan minuman yang sedap. Kafe ini menyediakan berbagai macam makanan dan minuman yang khas, seperti kopi, jus, blend, es kelapa muda, dan olahan makan ikan bakar. Ada juga sate gurita dan berbagai jenis seafood  lainnya, mulai dari yang berasa pedas hingga manis. Harganya terjangkau bagi para wisatawan.

Objek wisata Nago Resort ini dilengakapi dengan taman untuk swafoto, gazebo, kamar mandi, tempat santai bagi keluarga, pantai tempat berenang, banana boat, speed boat, suara musik, dan fasilitas lainnya yang memanjakan para wisatawan.

Keindahan alam yang mengesankan tentu dapat kita temukan di tempat ini. Di sebelah selatannya dipenuhi pohon kelapa yang menjulang tinggi, pohon rindang, dan suara gemericik air yang menambah pesona bahari.

Di sudut pulau ini terdapat bukit kecil khusus tempat swafoto. Warga menyebutnya Bukit Naga, merupakan arti nama dari Nago Resort.

Terdapat juga tempat duduk dan gazebo. Dari tempat ini pengunjung juga bisa melempar pandangan menikmati hamparan air laut yang biru. Uniknya lagi, pada saat pasang surut menyembul hamparan pasir yang menghubungkan Nago Resort dengan bagian besar Pulau Rago-Rago.

Di sini ada satu titik tempat tumbuh pohon kelapa yang rimbun dan rendah. Para mengunjung sering merapat ke tempat ini dan dijadikan tempat beristirahat sambil berbaring karena lokasinya teduh dan dingin berkat rimbunnya daun kelapa dan embusan agin.

Bagi wisatawan yang hendak menjejakkan kaki di permukaan air laut tersedia juga banana boat untuk menghibur dan mengantarkan pengunjung melihat-lihat laut dan terumbu karang serta untuk mengelilingi lokasi pantai tersebut.

Nago Resort ini terhubung dengan Pulau Rago-Rago sehingga wisatawan puas untuk menjelajahi lokasi-lokasinya yang mengasyikkan itu. Untuk mengelilingi pulau dangan berjalan kaki butuh waktu lumayan lama, diperkirakan satu jam untuk mutar dan balik ke titik semula.

Untuk tiba di lokasi Nago Resort dari permukiman Haloban hanya butuh waktu 15 menit menggunakan speed boat  atau perahu kecil sambil mencicipi pesona pulau-pulau kecil yang timbul di permukan air dan menyaksikan ikan-ikan kecil di dasar laut.

Nago Resort banyak dikelilingi pulau dan hamparan laut, sehingga para wisatawan bisa berkunjung antarpulau, seperti ke Pulau Rago-Rago, Pulau Matahari, dan Pulau Tailana yang jaraknya dekat. Pulau ini dikelola oleh Bumdes Haloban Bangkit. Sebelumnya tempat ini hanyalah pulau kecil saja. Setelah diolah menjadi tempat destinasi wisata, pulau ini banyak dikunjungi wisatawan, terlebih pada hari libur.

Apa yang dilakukan bumdes tersebut dimaksudkan untuk memicu pertumbuhan perekonomian masyarakat setempat sekaligus untuk menyokong destinasi wisata unggulan dan berkelanjutan di Kecamatan Pulau Banyak Barat.

Objek wisata Nago Resort ini pernah juga dikunjungi pengusaha muda dari Timur Tengah, yakni Direktur Eksekutif Murban Energy UEA, Mr Amine Abid yang didamping Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid. Dalam kunjungan tersebut beliau tertarik pada panorama di Nago Resort.

Beliau juga menyempatkan diri menyisir pantai dan mengagumi keindahan objek wisata yang satu ini. Dalam sambutannya, Abid mengatakan ingin menjalin kerja sama dengan pemerintah kabupaten atau desa untuk mengembangkan potensi objek wisata di Pulau Banyak Barat yang indah ekosistem lautnya, berpanorama menawan, dan inilah yang sangat dicari para wisatawan.

Dari kejauhan, lokasi Nago Resort ini terlihat bagaikan pulau terapung di permukaan laut. Banyak di antara para Youtuber memanfaatkan momen tersebut membuat konten dari kejauhan sampai tiba mendekat di lokasi tersebut untuk dijadikan video atau film.

Di samping indah, Nago Resort juga terkenal bersih dari sampah baik di darat maupun di permukaan air laut. Kebersihan ini wajib agar ekosistem laut tetap terjaga dari virus yang mengancam terumbu karang dan ikan-ikan dari bahaya sampah.

Demikianlah cerita singkat tentang objek wisata Nago Resort yang sedang dikembangkan menjadi destinasi wisata religius dan kultural di tengah pesona wisata baharinya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved