Breaking News:

Tata Cara dan Niat Shalat Idul Fitri di Rumah, Bolehkah Dilaksanakan Tanpa Khotbah?

Salat Idul Fitri yang digelar di masjid dan lapangan harus memperhatikan standar protokol kesehatan.

Editor: Amirullah
Istimewa
Ilustrasi shalat dan bersujud 

SERAMBINEWS.COM - Hari Raya Idul Fitri 2021 jatuh pada hari Kamis (13/05/2021).

Ini menjadi Idul Fitri kedua yang terjadi di tengah pandemi covid-19.

Demi mencegah penyebaran covid-19, Kementerian Agama (Kemenag) telah menerbitkan surat edaran terkait penyelenggaraan salat Idul Fitri dan Takbiran.

Salat Idul Fitri di daerah yang berstatus zona merah dan oranya dihimbau untuk dilakukan di rumah masih-masing.

Sementara di daerah zona kuning dan hijau boleh digelar di masjid dan lapangan sesuai penetapan pihak berwenang.

Salat Idul Fitri yang digelar di masjid dan lapangan harus memperhatikan standar protokol kesehatan.

Baca juga: Kabar Terbaru Ali Imron Pelaku Teror Bom Bali, Kehidupannya Kini Berubah Drastis

Baca juga: Idul Fitri Segera Tiba, Ternyata Inilah Hukum Takbir dan Malam Takbiran Sebelum Salat Id

Lantas bagaimanakan bacaan niat dan tata cara salat Idul Fitri di rumah?

Bagaimanakan dengan khotbah Idul Fitri?

Tata Cara Salat Idul Fitri di Rumah

Salat Idul Fitri yang di rumah dapat dilakukan secara berjamaah dengan keluarga atau dilakukan sendiri.

Jika berjamaah, minimal jemaah empat orang terdiri satu imam dan tiga makmum.

Baca juga: Ucapan Idul Fitri 1442 Hijriah dalam Bahasa Arab Mengandung Doa yang Singkat, Lengkap dengan Artinya

Salat Idul Fitri berjamaah di rumah

  • Sebelum salat, disunahkan untuk memperbanyak bacaan takbir, tahmid, dan tasbih.
  • Shalat dimulai dengan menyeru "as-salatu jami'ah", tanpa azan dan iqamah.
  • Memulai dengan niat salat Idul fitri, yang jika dilafalkan berbunyi: Ushalli sunnata li'idil fithri rak'ataini ma'muman/imaman lillahi ta'ala "Aku berniat salat sunah Idul Fitri dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala."
  • Membaca takbiratul ihram (Allahu akbar) sambil mengangkat kedua tangan.
  • Membaca takbir sebanyak 7 (tujuh) kali (di luar takbiratul ihram) dan di antara tiap takbir itu dianjurkan membaca: Subhanallah walhamdu lillahi wa la ilaha illallahu wallahu akbar.
  • Membaca surah Al Fatihah, diteruskan membaca surah yang pendek dari Al Quran.
  • Rukuk, sujud, duduk di antara dua sujud, dan seterusnya hingga berdiri lagi seperti salat biasa.
  • Pada rakaat kedua sebelum membaca Al Fatihah, disunahkan takbir sebanyak 5 (lima) kali sambil mengangkat tangan, di luar takbir saat berdiri (takbir qiyam), dan di antara tiap takbir disunahkan membaca:
  • Subhanallah walhamdu lillahi wa la ilaha illallahu wallahu akbar.
  • Membaca Surah al-Fatihah, diteruskan membaca surah yang pendek dari Al Quran.
  • Rukuk, sujud, dan seterusnya hingga salam.
  • Setelah salam, disunnahkan mendengarkan khotbah Idul Fitri.

Baca juga: Simak, Niat dan Tata Cara Sholat Ied Idul Fitri, Ketentuan Jika Ditunaikan Berjamaah & Sendiri

Salat Idul Fitri sendiri di rumah

  • Berniat salat Idul Fitri secara sendiri yang jika dilafalkan berbunyi: Ushalli sunnata li'idil fithri rak'ataini lillahi ta'ala "Aku berniat salat sunah Idul Fitri dua rakaat karena Allah ta’ala."
  • Dilaksanakan dengan bacaan pelan.
  • Tata cara pelaksanaannya seperti poin di atas.

Bolehkan tanpa khotbah?

Halaman
12
Sumber: TribunStyle.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved