Senin, 13 April 2026

Viral Medsos

Gadis Cantik Terkapar di Halaman Sekolah Usai Dikeroyok, Sempat Tak Sadarkan Diri

Postingan terkait seorang gadis tidak sadarkan diri setelah melakukan perkelahian diunggah oleh pengguna Facebook Persatuan Pengguna Islam Malaysia.

Penulis: Syamsul Azman | Editor: Safriadi Syahbuddin
Facebook / Persatuan Pengguna Islam Malaysia (PPIM)
Korban pengeroyokan mendapat bantuan dari guru dan tim medis 

SERAMBINEWS.COM, MALAYSIA - Seorang gadis mengalami cedera setelah baku hantam karena mengejek teman sekolahnya.

Gadis tersebut sampai tidak sadarkan diri setelah terlibat perkelahian.

Postingan terkait seorang gadis tidak sadarkan diri setelah melakukan perkelahian diunggah oleh pengguna Facebook Persatuan Pengguna Islam Malaysia (PPIM), Selasa (11/5/2021).

"Anak sekolah dibantai tidak sadarkan diri.

Karena salah paham seorang gadis dipukul sampai tidak sadarkan diri oleh dua orang temannya di Bukit Beruntung Rawang.

Kejadian sekitar pukul 3.28 sore, lalu pihak sekolah menghubungi keluarga, menjelaskan kepada ibu korban bahwa anaknya telah ditemukan dalam kondisi lemah di halaman sekolah.

Korban kemudian dibawa ke rumah sakit Selayang untuk mendapatkan perawatan.

Korban mengalami cedera pada hampir seluruh bagian tubuh sehingga tidak mampu untuk bergerak.

Ia beberapa kali terjatuh saat berupaya untuk bangkit.

"Pemukulan ini melibatkan penganiayaan (tindakan bullying) terhadap anak saya. Anak saya dipijak dan dipukul, ia tidak diberikan kesempatan untuk membela diri," ucap ibu korban kepada awak media setempat.

Baca juga: Viral Postingan Terakhir Gadis Cantik Dibakar Pacar, Netizen Doakan Indah dan Kutuk Pelaku

Baca juga: Video Viral, Kecelakaan Mobil Vs Sepmor, Tumbangkan Tiang Listrik Hingga Satu Korban Meninggal

Laporan polisi telah dibuat, keluarga saat ini masih menunggu tindakan yang akan diambil pihak berwajib kepada dua orang perempuan yang telah menganiaya tersebut.

Melansir dari Harian Metro, (11/5/2021) kejadian penganiayaan terjadi pada tanggal 4 Mei 2021 lalu.

Korban berusia 13 tahun.

Ketua Polis Daerah Hulu Selangor, Superintendan Arsad Kamaruddin mengonfirmasi kejadian.

kejadian itu disampaikan guru sekolah kepada ibu korban pada pukul 06.26 waktu Malaysia

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved