Konflik Palestina
Hamas Punya Pabrik Senjata Bawah Tanah, Rudal Terbaru hingga Pasukan Elite yang Ditakuti Israel
Seorang juru bicara militer Israel menyebut satu 'tim elit Hamas" berusaha menyusup ke Israel melalui terowongan dari bagian selatan Jalur Gaza.
SERAMBINEWS.COM - Meski berstatus sebagai kubu yang 'lebih lemah', Hamas dan Jihad Islam memiliki persenjataan yang dapat menyerang Israel.
Dua kelompok bersenjata di Palestina ini sudah mencoba berbagai taktik.
Baru-baru ini sistem pertahanan Israel menembak jatuh drone, yang mungkin bersenjata, yang melintas ke wilayah Israel dari Gaza.
Seorang juru bicara militer Israel menyebut satu 'tim elit Hamas" berusaha menyusup ke Israel melalui terowongan dari bagian selatan Jalur Gaza.
Dikutip Serambinews.com dari laman BBC Indonesia, Jonathan Marcus pengamat hubungan internasional dan mantan koresponden isu pertahanan-diplomatik untuk BBC News mengatakan militer Israel tampaknya, telah mewaspadai serangan ini.
Dan menurut juru bicara tadi, penyusupan itu bisa mendorong mereka meledakkan terowongan tersebut.
Sejauh ini, persenjataan paling signifikan di gudang senjata Palestina adalah berbagai macam rudal darat-ke-darat mereka.
• Perang Berskala Penuh Bakal Pecah, Israel Kerahkan 3.000 Tentara ke Gaza, Hamas Siap Gempur Roket
• Kisah Pilu Sehari Sebelum Idul Fitri Ayah Meninggal Ditabrak Mobil, Belum Sempat Pakai Baju Baru
• Kehadiran Sniper Hamas Bikin Pasukan Israel di Jalur Gaza Gemetar Mampu Tembus Rompi Antipeluru
Beberapa di antaranya diyakini diselundupkan melalui terowongan dari semenanjung Sinai di Mesir.
Terdapat dugaan, persenjataan lain seperti rudal anti-tank buatan Kornet, Rusia, yang digunakan dalam konflik beberapa hari terakhir, juga diselendupkan melalui terowongan itu.
Namun sebagian besar persenjataan Hamas dan Jihad Islam diproduksi di pusat manufaktur yang relatif canggih di Jalur Gaza.
Sejumlah pakar dari Israel maupun negara lain yakin Iran berperan penting dalam membangun industri persenjataan tersebut.
Atas asumsi itu, Israel menjadikan pabrik dan gudang senjata di Gaza sebagai salah satu sasaran utama serangan militer mereka.
Sangat mustahil memperkirakan jumlah rudal yang dimiliki Hamas.
Rudal mereka diyakini memiliki daya jangkau yang beragam. Militer Israel memiliki perkiraan sendiri, tapi enggan membagikannya ke publik.
Para pejabat Israel hanya akan berkata bahwa mereka yakin Hamas dapat terus-menerus menembakkan rudal dalam kurun waktu lama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/nggota-brigade-izz-ad-din-al-qassam-sayap-bersenjata-hamas.jpg)