Internasional
Warga Uni Eropa dan AS Dukung Perjuangan Palestina, Bebaskan Palestina
uluhan ribu warga di kota-kota besar Amerika Serika dan Eropa, seperti London, Berlin, Madrid dan Paris menggelar demonstrasi untuk mendukung perjuang
SERAMBINEWS.COM LONDON - Puluhan ribu warga di kota-kota besar Amerika Serika dan Eropa, seperti London, Berlin, Madrid dan Paris menggelar demonstrasi untuk mendukung perjuangan rakyat Palestina.
Saat itu, pasukan Israel terus meningkatkan pemboman di Jalur Gaza, Palestina, Minggu (16/5/2021)
Di London, beberapa ribu pengunjuk rasa membawa plakat bertuliskan "Hentikan Pengeboman Gaza" dan nyanyian "Bebaskan Palestina."
Mereka berkumpul di Marble Arch, dekat Taman Hyde, ibu kota Inggris, untuk berbaris menuju kedutaan Israel, seperti dilansir AFP.
Kerumunan orang juga berkumpul di sepanjang Kensington High Street tempat kedutaan Palestina berada.
"Kali ini berbeda," kata Duta Besar Palestina Husam Zomlot kepada para demonstran.
“Kali ini kami tidak akan disangkal lagi. Kami bersatu. Kami sudah muak dengan penindasan." katanya.
Baca juga: MPU Aceh Serukan Masyarakat Shalat Gaib untuk Warga Palestina yang Syahid
Simon Makepace, seorang akuntan berusia 61 tahun mengatakan kepada AFP bergabung dengan protes karena seluruh dunia harus melakukan sesuatu, termasuk negara ini.
Di kota-kota di seluruh Amerika Utara, puluhan ribu demonstran pro-Palestina juga menyerukan diakhirinya serangan Israel di Jalur Gaza.
Protes tersebut diadakan pada peringatan Hari Nakba, atau "malapetaka", yang menyebabkan ratusan ribu orang Palestina mengungsi selama penciptaan Israel pada tahun 1947-1948.
Pertemuan untuk menunjukkan solidaritas dengan warga Palestina pada peringatan Hari Nakba, berlangsung di kota-kota termasuk New York, Boston, Washington, Montreal dan Dearborn, Michigan.
Beberapa orang Yahudi hadir, membawa plakat bertuliskan "Bukan atas nama saya" dan "Solidaritas dengan Palestina" saat pengunjuk rasa mengambil alih sebuah jalan di daerah yang memiliki populasi Arab yang besar itu.
"Saya di sini karena saya ingin kehidupan Palestina setara dengan kehidupan Israel dan hari ini tidak," kata Emraan Khan (35) seorang ahli strategi perusahaan dari Manhattan, sambil melambaikan bendera Palestina.
"Ketika Anda memiliki negara bersenjata nuklir dan negara bagian lain dengan penduduk desa yang berbatu-batu, jelas siapa yang harus disalahkan," tambahnya.
Alison Zambrano, seorang siswa berusia 20 tahun, melakukan perjalanan dari negara tetangga Connecticut untuk demo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/demo-mendukung-palestina.jpg)