Kontroversi Tinju YouTuber
Di saat yang Lain Sibuk Mengutuk Duo YouTuber Tinju, ‘Si Leher Beton’ Justru Beri Dukungan
Pihak yang wajar untuk tersinggung adalah petinju profesional mengingat olahraga mereka kini tak ubahnya sebagai hiburan semata...
SERAMBINEWS.COM - Legenda tinju, Mike Tyson, memiliki pandangan bebeda tentang kiprah kakak beradik YouTuber, Logan Paul dan Jake Paul, di dunia tinju.
Kendati bukan petinju tulen, Logan Paul dan Jake Paul mampu menggetarkan dunia tinju.
Logan Paul dan Jake Paul mempopulerkan kembali tren tinju selebritas melalui laga non-kompetitif.
Tahun 2021 menjadi momentum Logan dan Jake Paul untuk menerobos batas dengan mencari lawan dengan latar belakang yang lebih meyakinkan.
Jake Paul sudah bertarung dengan pensiunan MMA, Ben Askren, pada April lalu.
Meski kemenangannya dituduh sudah diatur, laga Paul vs Askren mencatat penjualan tayangan berbayar (pay-per-view/PPV) yang tinggi.
Acara yang menggabungkan pertunjukan hiburan dengan olahraga tersebut diklaim menembus angka 1,5 juta pembelian PPV.
Angka ini jelas terbilang tinggi jika melihat bagaimana laga tinju sungguhan kesulitan untuk menembus 1 juta penjualan PPV.
Kesuksesan serupa diharapkan juga terjadi saat Logan Paul berduel dengan mantan juara tinju, Floyd Mayweather Jr, pada 6 Juni mendatang.
Teorinya masih sama, laga itu ditargetkan bisa menjaring pangsa pasar dari penggemar Paul, penggemar Mayweather, dan mereka yang penasaran dengan hasilnya.
Mayweather percaya diri bisa melampaui kesuksesan pertarungannya dengan Manny Pacquiao (4,6 juta PPV) yang merupakan event tinju PPV tersukses sepanjang masa.
Tentu saja, tidak semua pihak senang dengan upaya Paul bersaudara meraih ketenaran dari dunia tinju.
Pihak yang wajar untuk tersinggung adalah petinju profesional mengingat olahraga mereka kini tak ubahnya sebagai hiburan semata.
Kritik juga datang dari salah satu promotor tinju kenamaan, Eddie Hearn.
Menanggapi kesepakatan laga Mayweather vs Paul untuk tayang di kanal olahraga populer di Inggris, Sky Sports Box Office, Hearn menyebutnya mengerikan.