Berita Aceh Malaysia
Warga Aceh di Malaysia Galang Dana untuk Bantu Palestina, Target Terkumpul 100 Ribu Ringgit
Diaspora Aceh di Malaysia, menggalang dana untuk membantu meringankan beban rakyat Palestina yang sedang menghadapi agresi brutal Zionis Israel.
Penulis: Zainal Arifin M Nur | Editor: Zaenal
SERAMBINEWS.COM, KUALA LUMPUR – Persatuan Melayu Berketurunan Acheh Malaysia (Permebam) kembali melakukan gebrakan untuk kerja kemanusiaan.
Kali ini, organisasi yang menaungi para diaspora Aceh di Malaysia, menggalang dana untuk membantu meringankan beban rakyat Palestina yang sedang menghadapi agresi brutal Zionis Israel.
Ahli Permebam, Jafar Insya Reubee, kepada Serambinews.com, Rabu (19/5/2021) melaporkan, penggalangan dana untuk Palestina ini sudah dimulai sejak tanggal 5 Syawal 1442 H/17 Mei 2021 hingga 30 Syawal 1442 H/11 Juni 2021.
“Seperti biasanya, kerja kemanusiaan dengan tagar #Aid4Palestine ini dikomandoi langsung oleh Presiden Permebam Datuk Mansyur Usman dan Ketua SUBA Tgk Bukhari Ibrahim,” ujar Jafar Insya Reubee.
Dihubungi terpisah, Datuk Mansyur Usman mengatakan, pengumpulan dana dengan tagar #Aid4Palestine dari komunitas Aceh di Malaysia ini, dilakukan sebagai bentuk kepedulian, sekaligus mendukung inisiatif Pemerintah Malaysia yang sedang menghimpun bantuan kemanusiaan bagi Palestina.
“Ini merupakan bentuk dukungan kita terhadap Rakyat Palestina, sekaligus menyambut seruan Kerajaan Malaysia untuk misi bantuan Rakyat Palestina,” ungkap Datuk Mansyur.
Baca juga: Kisah Inspiratif Jafar Insya Reubee, Eks Tukang Becak di Lhokseumawe yang Kini Jadi Toke di Malaysia
Baca juga: Kisah Haru Harris Bin Terry Sarava, Putra Aceh WN Malaysia, Umur 19 Tahun Baru Kenal Ibunya

Dalam kaitan itu, kata Datuk Mansyur, pihaknya sudah menunjuk sejumlah nama untuk melakukan penggalangan dana tersebut.
Pengumpulan dana dilakukan setidaknya di 51 kawasan yang terdapat komunitas Aceh di seluruh Semenanjung Malaysia, hingga ke Pulau Pinang.
Dalam kaitan itu, Datuk Mansyur berharap dukungan semua pihak, terutama para pengusaha dan pedagang asal Aceh di Malaysia, agar memberikan donasi terbaiknya untuk membantu perjuangan rakyat Palestina.
“Karena yang diperjuangkan oleh rakyat Palestina sekarang ini adalah marwah ummat Islam seluruh dunia. Maka wajib hukumnya bagi kita untuk membantu perjuangan tersebut,” kata Datuk Mansyur.
Karena kondisi Malaysia yang masih dalam masa Perintah Kawalan Pergerakan (PKP), Datuk Mansyur berharap kepada petugas untuk memberikan kelonggaran kepada utusan Permebam yang ditunjuk untuk menggalang dana bantuan kemanusiaan ini.
“Segala bantuan yang diberikan kepadanya sangat diapresiasi terutama selama pelaksanaan periode Movement Control Order (MCO), karena ia harus melakukan perjalanan secara teratur untuk memobilisasi kampanye kesadaran warga Malaysia asal Aceh dalam mendukung Perjuangan Palestina, sekaligus menghimpun dana dari masyarakat Aceh di sini di Malaysia,” tulis Datuk Mansyur dalam surat tugas salah satu ahli Permebam.
Baca juga: Paul Pogba Nekat Kibarkan Bendera Palestina di Lapangan, Begini Reaksi Pelatih Manchester United
Baca juga: Mohammad Deif, Panglima Perang Hamas Berjuluk Kucing 9 Nyawa, Selalu Lolos dari Upaya Pembunuhan
Sudah Terkumpul
Sementara itu, Ketua Sosialisasi Ummah Bansigom Acheh (SUBA), Tgk Bukhari Bin Ibrahim dan Juru Bicara SUBA Marwan Ulim mengatakan, hingga Selasa 19 Mei 2021 jumlah sumbangan yang sudah terkumpul sebanyak RM 30.000 atau sekitar Rp 105,7 juta.
“Target kita, jumlah dana yang terkumpul hingga tanggal 11 Juni nanti adalah RM 100.000 (sekitar Rp 348,7 juta),” ungkap Tgk Bukhari.