Breaking News:

Wisatawan ke Sabang Masih Ramai

Meski sudah memasuki H+6 Hari Raya Idul Fitri dan aktivitas perkantoran sudah aktif kembali, hingga Selasa (18/5/2021), Pelabuhan Balohan Sabang

Editor: bakri
Wisatawan ke Sabang Masih Ramai
IST
Agustiar

SABANG - Meski sudah memasuki H+6 Hari Raya Idul Fitri dan aktivitas perkantoran sudah aktif kembali, hingga Selasa (18/5/2021), Pelabuhan Balohan Sabang dan Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh masih dipadati wisatawan. Hingga kemarin, jumlah wisatawan yang masuk maupun yang keluar dari Sabang masih berimbang, jumlahnya ribuan.

Kepala Pelabuhan Balohan Sabang, Agustiar kepada Serambi mengatakan, hingga kemarin wisatawan masih terus masuk ke Sabang. Jumlahnya masih mencapai seribuan orang. Menurutnya, meskipun sebagian wisatawan sudah keluar, kembali ke Banda Aceh. Namun wisatawan yang masuk terus bertambah. Sehingga pihak otoritas pelabuhan menambahkan trip pelayaran kapal ro-ro maupun kapal cepat.

Agustiar merincikan, kemarin kapal sudah menambah pelayaran hingga tujuh trip, dengan rincian 4 trip kapal lambat yang dilayani oleh KMP BRR dan KMP Aceh Hebat 2. Sedangkan kapal cepat berlayar 3 trip yang dilayani oleh MV Putri Anggreini dan Express Bahari.

Ia menjelasnya, wisatawan mulai ramai masuk ke Sabang sejak, Minggu (16/5/2021) lalu, atau bertepatnya dengan hari ke-4 lebaran. Ia memperkirakan arus keluar masuk wisatawan ke Sabang masih meningkat hingga akhir pekan nanti.

"Tamu mulai ramai masuk ke Sabang sejak Minggu, yaitu terjadi peningkatakan di Pelabuhan Ulee Lheue, sehingga pelayaran saat ini jadi 5 trip, saat ini yang masuk banyak, yang keluar juga banyak. Kemungkinan sampai hari minggu nanti masih ramai," jelas Agustiar.

Dia menegaskan, meskipun terjadi peningkatan arus keluar masuk wisatawan di Sabang. Pihak otoritas Pelabuhan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat, mengingatkan kasus positif Covid-19 sedang meningkat.

Dikatakan, pihaknya memastikan penumpang memakai masker dan menjaga jarak selama antrean tiket. Selain itu, dalam setiap pelayaran, kapal hanya boleh terisi 50 persen dari total kapasitas.(mun)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved