Breaking News:

Vidoe

VIDEO Dukung Palestina Merdeka,Ribuan Warga Turki Berunjuk Rasa

Demonstrasi solidaritas untuk Palestina kini telah merebak di seluruh penjuru dunia sejak akhir pekan sebagai bentuk protes serangan mematikan Israel.

Editor: Thesi Suryadi

SERAMBINEWS.COM, ISTANBUL - Ratusan warga Turki berkumpul di Istanbul, Rabu (19/05/2021), melakukan demonstrasi untuk mengutuk serangan dan ancaman penggusuran warga Palestina dari lingkungan kota Sheikh Jarrah, di Yerusalem Timur yang diduduki Israel.

Mereka membawa spanduk dan meneriakkan slogan-slogan yang menentang Israel serta menyerukan Palestina Merdeka. Selain itu, para demonstran juga menggelar doa bersama sebagai bentuk solidaritas bagi  para korban Palestina dari serangan itu.

Demonstrasi solidaritas untuk Palestina kini telah merebak di seluruh penjuru dunia sejak akhir pekan sebagai bentuk protes serangan mematikan Israel di Gaza.

Belgia

Sementara itu, di Belgia, para pengunjuk rasa pro-Palestina juga berkumpul di kota Brussel. Mereka menggelar demonstrasi menentang serangan Israel yang hingga kini telah merengut korban jiwa 227 orang, termasuk 64 anak-anak dan 38 wanita, sejak serangan Israel di Jalur Gaza pada 10 Mei lalu.

Mesir Kirim 60 Ton Bantuan Medis ke Jalur Gaza, Kuwait Menyusul

UPDATE: Pasukan Israel Menjatuhkan 122 Bom di Gaza dalam 25 Menit, Enggan Akhiri Perang?

Misteri Wilayah Gaza Tampak Kabur di Peta Google di Tengah Gempuran Israel, Ternyata Ini Tujuannya

Para pendemo yang berkumpul di Lapangan Schuman membawa spanduk menyerukan Palestina Merdeka serta mengutuk serangan Israel di wilayah pendudukan.

Namun pihak kepolisian setempat kemudian membubarkan para pengunjuk rasa untuk menjaga keamanan.

Seperti diketahui, Uni Eropa (UE) tidak mengakui kedaulatan Israel atas wilayah pendudukan sejak 1967. Mereka telah berulang kali meminta Israel agar mengakhiri semua aktivitas pemukiman dan membongkar bangunan yang dibangun dari tahun 2001.

Selama sepekan terakhir, UE yang dipimpin oleh Borrell telah mendesak kedua belah pihak untuk mengurangi ketegangan dan melanjutkan negosiasi yang diarahkan ke solusi dua Negara (Anadolu Agensi).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved