Breaking News:

Masuki Babak Baru, Ini Alasan NA Kirim Sate Sianida ke Aiptu T: Ngaku Nikah Siri

Berdasarkan hasil penelusuran kepolisian, ternyata tidak ada fakta yang mengarah pada status pernikahan siri antara NA dan Aiptu T.

Editor: Amirullah
Kolase Tribunjogja.com | Kompas.com | Christi Mahatma | Markus Yuwono
Polisi ungkap kasus sate maut di Bantul di Mapolres Bantul, Senin (03/05/2021) 

SERAMBINEWS.COM - Fakta terbaru terungkap terkait status pernikahan siri antara NA, pelaku pengirim paket sate beracun sianida, dengan Aiptu T.

Berdasarkan hasil penelusuran kepolisian, ternyata tidak ada fakta yang mengarah pada status pernikahan siri antara NA dan Aiptu T.

Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yuliyanto, Kamis (20/5/2021).

Menurut Yulianto, hingga saat ini pihak kepolisian memang terus mencari informasi yang dapat dikembangkan lewat NA, yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus tersebut.

Terbaru, divisi Propam Polda DIY telah mendapat jawaban terkait status nikah siri antara NA dengan Aiptu T.

Seperti diketahui, Aiptu T merupakan sasaran utama kiriman paket sate beracun oleh NA.

Baca juga: Diiming-iming Santunan Rp 70 Juta, Nenek Jadi Korban Hipnotis, Gelang Emas Senilai Rp 20 Juta Raib

Baca juga: Terungkap Hubungan Pengirim Sate Maut dengan Tomi, Bukan Nikah Siri, Sosok Ini Kini Diburu

()Inilah pelaku pengirim sate beracun sianida (Kompas.com/Markus Yuwono, Dok Polsek)

"Kami sudah tanya kepada NA.

Propam sudah tanya ke NA bahwa dia tidak nikah siri dengan T," kata Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto, Kamis (20/5/2021).

Namun, berdasarkan penuturan dari ketua RT Padukuhan Cempokojajar, Piyungan, Kabupaten Bantul tempat di mana NA tinggal, selama ini menyebut jika NA telah menikah secara hukum agama dengan T.

Menjawab hal itu, Yuliyanto menegaskan bahwa alasan NA mengaku kepada ketua RT Cempokojajar telah menikah siri dengan T, supaya NA merasa aman menetap di padukuhan tersebut.

"Alasan NA mengaku nikah siri dengan T ya supaya aman tinggal disitu (Cempokojajar).

Karena NA itu pulang hampir sampai jam 10 malam.

Jadi ingin merasa aman. Ini pengakuan dari NA," tegas Yuliyanto.

Baca juga: JADWAL Lengkap CPNS 2021, Ini Daftar Formasi Terbanyak CPNS dan PPPK Tahun Ini

Sementara terhadap ketua RT padukuhan Cempokojajar, Yuliyanto belum memastikan apakah ia sudah diperiksa atau belum.

Halaman
1234
Sumber: TribunStyle.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved