Rabu, 6 Mei 2026

Update Covid 19 di Langsa

Wali Kota Sebut Januari-April Kasus Covid-19 di Langsa Meningkat Tajam

Lalu, 1 orang dari Gampong Geudubang Aceh Kecamatan Langsa Baro, 2 orang dari Gampong Paya Bujok Seuleumak Kecamatan Langsa Baro, 1 orang dari Gampong

Tayang:
Penulis: Zubir | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/Foto Humas Pemko Langsa
Wali Kota Langsa, Usman Abdullah SE didampingi Kadiskes Langsa Dr Herman dan Plt Dirut RSUD Langsa Dr Helmiza Fahry SpOT, saat memberikan keterangan pers kasus covid-19. 

Laporan Zubir I Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Wali Kota Langsa, Usman Abdullah, SE, mengatakan, kasus Covid- 19 di Kota Langsa Januari-April Tahun 2021 meningkat tajam dengan jumlah korban jiwa mencapai 26 orang.

Menurut Wali Kota, pada bulan April 2021 ini tercatat 9 orang warga Langsa meninggal dunia akibat Covid-19 dengan rincian 6 orang positif covid-19 dan 3 orang suspek.

Terdiri atas 2 orang dari Gampong Sidodadi, Kecamatan Langsa Lama, 1 orang dari Gampong Pondok Pabrik, Kecamatan Langsa Lama.

Lalu, 1 orang dari Gampong Geudubang Aceh Kecamatan Langsa Baro, 2 orang dari Gampong Paya Bujok Seuleumak Kecamatan Langsa Baro, 1 orang dari Gampong Paya Bujok Beuramoe, Kecamatan Langsa Baro.

Putra Alm Ustaz Arifin Ilham Digugat Cerai Sang Istri, Alvin Faiz Tegaskan Bukan karena Poligami

Menikah di Usia 17 Tahun, Alvin Faiz Kini Digugat Cerai Larissa Chou, Ini 6 Fakta Perceraiannya

Kemudian, 1 orang dari Gampong Sungai Pauh Kecamatan Langsa Barat, dan terakhir 1 orang dari Gampong Merandeh Kecamatan Langsa Lama.

"Rentang usia warga yang meninggal dunia akibat Covid-19 berkisar antara umur 47 sampai dengan umur 60 hingga 70-an ke atas," ujar Wali Kota didampingi Kadiskes dr Herman, Plt Dirut RSUD Langsa Dr Helmiza Fahry SpOT, di ruang Gugus Tugas Covid -19 Kota Langsa, Jumat (21/5/2021).

Dia menambahkan, rata-rata kasus kematian akibat Covid-19 di Kota Langsa karena memiliki penyakit bawaan (penyakit penyerta).

Seperti penyakit jantung, paru- paru, gula dan sebagainya. Orang orang yang memiliki riwayat penyakit tersebut sangat rentan terpapar covid -19.

Melihat naiknya kasus Covid-19 itu, pihaknya menghimbau kepada masyarakat khususnya kepada anak-anak muda yang sering duduk di warung kopi agar menguranginya.

Karena warung kopi merupakan salah satu sumber kerumunan yang dapat menjadi tempat penyebaran covid-19.

Wali Kota sangat berharap peran serta dari masyarakat untuk mematuhi dan mentaati anjuran pemerintah ahat mengikuti protokol kesehatan dalam segala aktivitas kegiatan sehari-hari.

Baik di lingkungan masyarakat maupun di tempat bekerja dalam rangka menekan angka penularan covid-19 di Kota Langsa.

Disampaikan Wali Kota, apabila kasus penularan covid -19 ini terus bertambah dan meningkat di Kota Langsa, maka terpaksa akan diambil langkah- langkah sesuai dengan ketentuan.

Seperti larangan menyelenggarakan atau menghadiri acara kegiatan pernikahan/perkawinan, larangan tatap muka di sekolah, dan kegiatan umum lainnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved