Breaking News:

Internasional

Kisah Horor dari Puing-puing Bangunan Gaza Dirudal Jet Tempur Israel Terus Bermunculan

Tiga saudara perempuan Hala, Yara dan Rola ditemani sang ayah, Muhammad Al-Kulak, tewas di bawah reruntuhan rumah mereka.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Seorang wanita makan es krim di depan gedung Al-Shuruq yang hancur terkena serangan udara Israel, di Jalur Gaza, Palestina, Sabtu (22/5/2021). 

SERAMBINEWS.COM, KOTA GAZA - Tiga saudara perempuan Hala, Yara dan Rola ditemani sang ayah, Muhammad Al-Kulak, tewas di bawah reruntuhan rumah mereka.

Termasuk beberapa orang lainnya di Jalan Al-Wehda di Jalur Gaza, Palestina terkena serangan udara Israel,

Serangan udara Israel it menyebabkan sedikitnya 42 orang tewas dan 50 orang terluka.

Ibu dari tiga putri, Dalal, dan putra satu-satunya, Abdullah, yang baru berusia 2 tahun, selamat.

Hala, 12, Yara, 9, dan Rola, 6, termasuk di antara 11 anak yang tewas dalam minggu pertama ledakan kekerasan.
Abdullah dan Dalal sangat terkejut, kata ayah Dalal, Ahmed Al-Maghribi.

Al-Maghribi banyak memperhatikan putrinya yang diberi obat penenang agar tidak lepas kendali.

Terkadang dia tidak percaya kehilangan suami dan putrinya.

Di waktu lain dia berulang kali bertanya "mengapa mereka membunuh kami".

“Dalal sangat dekat dengan putrinya dan memberi banyak perhatian di sekolah, ”kata Al-Maghrabi kepada Arab News, Sabtu (22/5/2021).

Baca juga: Perang Hamas-Israel Sudah Berakhir, Warga Jalur Gaza Tatapi Kehancuran Perang 11 Hari  

Dewan Pengungsi Norwegia (NRC) mengatakan tiga saudara perempuan dan delapan anak lainnya dari 60 yang kehilangan nyawa berpartisipasi dalam program psikologis dan sosial.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved