Breaking News:

Internasional

Perang Hamas-Israel Sudah Berakhir, Warga Jalur Gaza Tatapi Kehancuran Perang 11 Hari  

Perang antara Hamas dan Israel memang sudah berakhir, seusai gencatan senjata yang ditengahi Mesir.

Editor: M Nur Pakar
AP
Seorang pria memperhatikan puing-puing bangunan komersial dan klinik perawatan kesehatan yang hancur dirudal jet tempur Israel di Jalur Gaza, Palestina, Senin 17/5/2021). 

SERAMBINEWS.COM DUBAI - Perang antara Hamas dan Israel memang sudah berakhir, seusai gencatan senjata yang ditengahi Mesir.

Tetapi, warga Palestina di Jalur Gaza mengamati kehancuran yang ditimbulkan oleh 11 hari pemboman udara dan artileri yang intens.

Sekjen PBB Antonio Guterres menyesalkan pertumpahan darah, teror dan kehancuran yang tidak masuk akal di Jalur Gaza.

Dia menambahkan permusuhan telah menyebabkan kerusakan serius pada infrastruktur sipil penting di Gaza.

Bahan, dia menggambarkan sebagai "neraka di Bumi" bagi anak-anak Gaza.

Meski begitu, ada kelegaan, konflik, di mana 232 warga Palestina dan 12 warga Israel terbunuh, telah berakhir setelah kurang dari dua minggu.

Perang tujuh minggu melalui serangan darat 2014 menewaskan lebih dari 2.000 orang dan itu permusuhan terakhir, sebagian besar, tidak menyebar ke Tepi Barat.

Baik di Tepi Barat dan Gaza, proses politik dan diplomatik menemui jalan buntu.

Baca juga: Sekjen PBB: Anak-anak Gaza, Hidup Seperti Dalam Neraka

Pada April 2021, Presiden Mahmoud Abbas menunda pemilihan legislatif dan presiden di wilayah Palestina.
Kebanyakan pengamat yakin dia melakukannya karena takut Hamas akan menang.

Abbas terpilih pada 2005, tetapi telah memerintah dengan dekrit selama lebih dari satu dekade sejak mandat terakhirnya berakhir.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved