Breaking News:

Berita Aceh Tamiang

Polisi Tangkap Pengedar Sabu, Turis Kabur, Transaksi Narkoba di Belakang SD di Aceh Tamiang

Seorang pengedar narkoba di Aceh Tamiang diringkus polisi usai melakukan transaksi sabu-sabu kepada sejumlah orang, Senin (24/5/2021) petang

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Muhammad Hadi
Kolase Serambinews.com
Tersangka dan barang bukti narkoba diamankan di Polsek Seruway, Aceh Tamiang, Senin (24/5/2021). Tiga pelaku lain yang berperan sebagai pembeli masih dalam pengejaran 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Seorang pengedar narkoba di Aceh Tamiang diringkus polisi usai melakukan transaksi sabu-sabu kepada sejumlah orang, Senin (24/5/2021) petang.

Tersangka AH (37) warga Sungaikuruk III, Seruway, Aceh Tamiang ditangkap polisi bersama barang bukti sabu-sabu tujuh gram yang sudah dikemas siap edar.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kasubbag Humas Iptu Untung Sumaryo menjelaskan penangkapan ini dilakukan saat tersangka baru saja melakukan trransaksi di belakang SDN Sungaikuruk III.

Baca juga: Viral Lukisan Wajah Gadis Aceh di Truk, Pocut Rauzha Ternyata Hobi Fotografi, Ini Profilnya

“Penangkapan dipimpin langsung Kapolsek Seruway setelah menerima informasi mengenai adanya transaksi narkoba oleh sekelompok orang,” kata Untung, Selasa (25/5/2021).

Berdasarkan pemeriksaan sementara, tersangka mengaku transaksi itu dilakukannya kepada tiga orang, satu di antaranya pemuda berinisial S atau yang akrab disapa Turis.

Turis sendiri bersama dua temannya lolos dalam penyergapan polisi.

“Diketahui tersangka menjual sabu-sabu seharga Rp 250 ribu kepada tiga orang, ketiganya melarikan diri dan hingga kini pengejaran masih terus dilakukan,” ungkap Untung.

Baca juga: BREAKING NEWS: 13 Rumah Terbakar di Aceh Tenggara

Untung menjelaskan dalam penangkapan ini disita barang bukti tujuh gram sabu-sabu yang dikemas dalam 10 paket kecil dan empat paket sedang.

Sejauh ini polisi masih terus mendalami pemeriksaan untuk menelusuri asal barang haram itu sekaligus mengungkap jaringan yang terlibat dalam kejahatan ini.

“Masih dilakukan pengembangan guna menangkap pelaku lainnya, dan dilakukan pemeriksaan barang bukti di Labfor,” tutup Untung. (*)

Baca juga: 8 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Tiba, Airlangga Hartarto: Pemerintah Selalu Menjaga Ketersediaan Vaksin

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved