Breaking News:

Berita Aceh Utara

Ini Penjelasan Polisi Soal Bocah Dililit Tali di Leher dan Dua Tangan Diikat ke Belakang

Video yang viral itu diduga berasal dari pengurus masjid yang dilakaukan terhadap bocah yang mencuri kotak amal masjid. 

Penulis: Jafaruddin | Editor: Taufik Hidayat
Foto kiriman warga
Seorang bocah di Aceh Utara dijerat lehernya dengan tali dan kedua tangannya diikat ke belakang karena dugaan mencuri kotak amal masjid 

Laporan Jafaruddin | Aceh Utara 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Kasus seorang pria dewasa menjerat leher seorang bocah dengan seutas tali dan menariknya agar anak itu berjalan serta mengikat kedua tangannya, sudah ditangani polisi. 

Peristiwa tersebut diketahui publik setelah video berdurasi 15 detik yang merekam kejadian tersebut tersebar luas melalui Media Sosial, Facebook dan grup WhatsApp pada Rabu (26/5/2021).

Sedangkan kasus tersebut terjadi pada Senin (24/5/2021), yang berasal dari dugaan pengurus masjid terhadap bocah tersebut yang mencuri kotak amal masjid. 

Karena pencurian kotak amal masjid tersebut oleh seorang bocah tersebut, terekam CCTV. 

Kemudian pengurus masjid menjemput bocah tersebut di rumahnya dan kemudian membawanya ke sebuah lokasi di kawasan Cempedak Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara

Kapolres Aceh Utara AKBP Tri Hadiyanto melalui Kapolsek Tanah Jambo Aye AKP Ahmad Yanikepada Serambinews.com, Kamis (26/5/2021), menyebutkan kasus pencurian celengan Masjid tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan antara pihak keluarga pelaku dengan pengurus Masjid.

“Pengurus masjid dan pihak keluarga dari anak sepakat berdamai dan bersedia mengganti uang yang diambil senilai Rp1,5 juta” ujar AKP Ahmad Yani. 

Baca juga: Bertambah 4 Warga di Nagan Raya Meninggal karena Corona, Total Sudah 20 Orang, RSUD Rawat 16 Pasien

Baca juga: Polisi Ciduk Maling Genset Aset Gampong di Abdya,Barang Curian Dijual Pelaku kepada Ibu Rumah Tangga

Baca juga: Direktur Pertegas Warga tak Pakai Masker Dilarang Masuk RSUD SIM Nagan Raya, 1 Pasien Dijaga 1 Orang

Baca juga: Kepala Desa di Aceh Tamiang Diminta tak Panik Jika Ada Warganya Terkonfirmasi Covid-19

Kapolsek menjelaskan, pelaku diamankan warga pada Senin, 24 Mei 2021, kemudian Personel Polsek Tanah Jambo Aye menjemput pelaku dan membawanya ke Mapolsek Tanah Jambo Aye.

“Dihari yang sama, kasus itu diselesaikan secara kekeluargaan di Kantor Polsek Tanah Jambo Aye,” ujar AKP Ahmad Yani.

Kapolsek menambahkan, pada saat itu pihaknya belum mengetahui ada warga yang bertindak menjerat leher anak (pelaku) tersebut dan tindakan tersebut terekam dalam video.

“Nanti akan dilakukan penyelidikan, kita tindak lanjuti dan memanggil orang yang melakukan hal itu dalam video tersebut,” pungkas Kapolsek.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved