Internasional
Kepala Intelijen Mesir Kunjungi Jalur Gaza, Perkuat Gencatan Senjata Hamas-Israel
Kepala Intelijen Mesir, Abbas Kamel tiba di Jalur Gaza pada Senin (31/5/2021). Dia melakukan pembicaraan dengan Hamas setelah perang 11 hari dengan
Kamel juga bertemu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di awal kunjungannya ke wilayah tersebut.
Netanyahu, menurut pernyataan dari kantornya, meminta kepala intelijen untuk memulihkan tentara dan warga sipil yang ditahan oleh Hamas di Gaza secepat mungkin.
Baca juga: Menlu Israel Kunjungi Mesir, Bahas Gencatan Senjata Permanen di Jalur Gaza
Kunjungan tersebut bertepatan dengan perjalanan Menteri Luar Negeri Israel Gabi Ashkenazi ke Mesir.
Untuk pertama kali dilakukan sejak 2008.
Gabi bertemu dengan mitranya dari Mesir, Sameh Shoukry.
Mereka membahas cara untuk menstabilkan gencatan senjata di Gaza.
Kamel bertemu dengan faksi-faksi Palestina setelah pertemuannya dengan pimpinan Hamas.
Untuk membahas masalah-masalah yang terkait dengan konfirmasi gencatan senjata, serta rekonsiliasi Palestina.
Sementara Israel mencoba menghubungkan rekonstruksi Jalur Gaza dengan imbalan pembebasan tentara Israel yang ditahan di Gaza,
Hamas menolak pendekatan itu.
Al-Hayya mengatakan masalah pertukaran tahanan tidak ada hubungannya dengan rekonstruksi.
Dia beralasan setiap kasus memiliki hak terpisah.
Hamas memiliki dua tentara Israel yang ditangkap selama perang 2014.
Menolak untuk mengungkapkan apakah mereka masih hidup atau mati.
Selain dua lainnya yang memiliki kewarganegaraan Israel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kepala-politik-hamas-dan-kepala-intelijen-mesir.jpg)