Breaking News
Kamis, 23 April 2026

Internasional

Mantan Penasihat Trump Serukan AS Kudeta Seperti Junta Militer Myanmar, Gulingkan Pemerintahan.

Michael Flynn, meminta Amerika Serikat melakukan kudeta, seperti junta militer Myanmar. Dia mengatakan kepada kerumunan orang orang menghadiri

Editor: M Nur Pakar
AFP/Jim WATSON
Presiden AS Donald Trump (kiri) berdiri dengan Penasihat Keamanan Nasional, Letnan Jenderal Michael Flynn (kanan) di Mar-a-Lago, Palm Beach, Florida pada 21 Desember 2016 

SERAMBINEWS.COM, TEXAS - Michael Flynn, meminta Amerika Serikat melakukan kudeta, seperti junta militer Myanmar.

Dia mengatakan kepada kerumunan orang orang menghadiri konferensi QAnon di Dallas, Texas pada akhir pekan ini.

Mantan penasihat keamanan nasional Presiden Donald Trump itu menegaskan Amerika Serikat harus melakukan kudeta seperti yang terjadi di Myanmar.

Pada 1 Februari 2021, militer Myanmar menggulingkan pemerintah yang dipilih secara demokratis.

Kemudian, menangkap para pemimpinnya.

Anggota Proud Boys berkumpul untuk mendukung Presiden Donald Trump dan memprotes hasil pemilihan presiden 2020 dekat plaza kebebasan di Washington, DC pada 12 Desember 2020.
Anggota Proud Boys berkumpul untuk mendukung Presiden Donald Trump dan memprotes hasil pemilihan presiden 2020 dekat plaza kebebasan di Washington, DC pada 12 Desember 2020. (AP)

Baca juga: Ratusan Kelompok Aktivis HAM Desak PBB Berlakukan Embargo Senjata di Myanmar

Kudeta tersebut segera memicu protes di seluruh negeri.

Mendorong junta militer melancarkan kampanye melawan warganya sendiri .

Lebih dari 800 orang Burma, termasuk setidaknya 40 anak, telah tewas, menurut Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik Myanmar .

Lebih dari 4.000 orang telah ditangkap.

Baca juga: Umumkan Angkat Senjata, Eks Ratu Kecantikan Myanmar Siap Lawan Junta Militer: Saatnya Berjuang

Flynn, yang telah menjadi tokoh terkemuka dalam teori konspirasi QAnon.

Menjadi daya tarik utama pada acara yang diadakan di Omni Hotel di Dallas pada Minggu (30/5/2021)

Dalam video yang dibagikan di Twitter , seorang peserta bertanya kepada Flynn:

"Saya ingin tahu mengapa apa yang terjadi di Myanmar tidak bisa terjadi di sini."

Peseta langsung bersorak, diikuti oleh respon Flynn:

"Tidak ada alasan, maksud saya, itu harus terjadi di sini."

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved