Video
VIDEO Sabu Dalam Sabun Mandi Masuk Lapas Meulaboh, Dikirim Oleh Seseorang dari Aceh Besar
Uniknya, sabu-sabu dalam plastik transparan itu dimasukkan pelaku ke dalam sabun mandi warna kuning, selain itu juga ke dalam botol deodoran.
Penulis: Sadul Bahri | Editor: m anshar
Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat
SERAMBNEWS.COM, MEULABOH – Kasus penyelundupan narkoba jenis sabu ke LapasKelas IIB Meulaboh melalui paket kiriman telah menyeret sejumlah nama narapidana di LapasMeulaboh, Kabupaten Aceh Barat.
Kasus tersebut menyebabkan empat orang warga binaan harus diborgol dan diserahkan ke SatresNarkoba Polres Aceh Barat untuk ditindak lanjuti proses hukum.
Empat orang yang sempat diboyong ke Mapolres dari Lapas Meulaboh pada, Minggu(30/5/2021) malam yakni, Indra Fitra (30), Mukhsin Fuadi (28), Rahmad Perdana (31), dan ArisMunandar (23).
Paket berisi sabu itu dikirim oleh seseorang dari Aceh Besar melalui loket mobil penumpang(mopen) L300 CV Mentari BL 1820.
Sopir L300 itu yang menitipkan barang terlarang tersebut ke tukang becak untuk diantarkan keLP Meulaboh.
Uniknya, sabu-sabu dalam plastik transparan itu dimasukkan pelaku ke dalam sabun mandi merek Lifebouy warna kuning, selain itu juga ke dalam botol deodoran merek Rexona.
Begitu diperiksa petugas, di dalamnya masing-masing ditemukan sebungkus sabu-sabu, denganberatnya mencapai15,5 gram.
Sementara dari dari hasil pemeriksaan pihak kepolisian pada Senin (31/5/2021), ternyata sabu-sabu itu milik Rahmat Perdana (31), dan Aris Munandar (23).
Sebelumnya Rahmat Perdana menggunakan nama Indra Fitra untuk dituliskan di paket barangyang dikirim oleh seseorang untuk diantarkan ke kamar nomor 16 Blok B di Lapas Meulaboh.
Dimana 4 orang narapidana itu dua orang diantaranya tidak terlibat, karena hanya dicatutnamanya saja, sehingga Indra Fitra, dan Mukhsin Fuadi dikembalikan lagi ke Lapas Meulaboh.
Sementara nasib dua orang lagi yakni Rahmat Perdana, dan Aris Munandar akan berbuntutpanjang atas kepemilikan sabu sebanyak 15,5 gram di Lapas Meulaboh, dan harus menjalaniproses hukum yang ada.
Narator: Ardiansyah
Video Editor: M Anshar